BOJONEGORORAYA – Sebanyak 16 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Bojonegoro lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Siswa tersebut lolos masuk perguruan tinggi negeri (PTN).
Siswa-siswi membanggakan tersebut lolos masuk ke kampus-kampus negeri tersebar di beberapa kota. Mulai kampus negeri di Surabaya, Malang, hingga Jogjakarta.
Misalnya, Marsilea Crentara, salah satu siswi MAN 4 Bojonegoro yang diterima di jurusan arsitektur Universitas Negeri Malang (UM).
‘’Ada 16 siswa-siswi, dari 30 yang mendaftar,’’ kata Kepala MAN 4 Bojonegoro Kamid kepada Bojonegoro Raya, Selasa (31/3/2026).
Pengumuman SNBP PTN ini serentak se Indonesia. Akses pengumuman mulai berlangsung Selasa sore. Persisnya mulai pukul 15.00.
Menurut Kamid, tahun ini total jumlah siswa kelas 12 sebanyak 74 pelajar. Dan, siswa kelas 12 yang eligible sebanyak 30 siswa. Dari, jumlah tersebut yang lolos SNBP ada 16 siswa.
Sehingga bila dipersentase siswa yang lolos SNBP ini sekitar 25 persen dari jumlah siswa.
‘’Atau sebanyak 16 siswa lolos SNBP ini kalkulasinya 53 persen dari jumlah siswa eligible MAN 4 Bojonegoro,’’ tutur guru pernah mengajar di MAN 2 Bojonegoro tersebut.
Adapun 16 siswa madrasah di Kecamatan Baureno, Bojonegoro, ini yang lolos SNBP ini diterima di beragam kampus. Mulai Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Malang.
Juga, masuk di kampus UPN Veteran Surabaya, UIN Sunan Ampel. Serta, kampus UIN Kalijaga Jogjakarta, Universitas Trunojoyo Madura.
‘’Ada peningkatan siswa lolos SNBP daripada tahun lalu,’’ tutur Kamid.
Ada Peningkatan Jumlah Lolos SNBP Dibanding Tahun Lalu
Kamid mengatakan, pada 2025 ada 7 siswa yang lolos SNBP. Sementara, tahun lalu total siswa MAN 4 Bojonegoro sebanyak 100 pelajar.
Peningkatan ini, menurut Kamid, menjadi loncatan dan semangat untuk siswa MAN 4 Bojonegoro berkuliah di perguruan tinggi. Terlebih melalui jalur SNBP.
‘’Siswa lolos SNBP ini tidak instan. Ada banyak indikator siswa masuk eligible dan bisa ikut SNBP,’’ tuturnya.
Kamid memastikan, meski ada yang belum lolos, masih ada peluang siswanya untuk masuk ke perguruan tinggi negeri. Tentu, melalui jalur seleksi nasional berbasis tes (SNBT).
‘’Semoga nanti ada tambahan siswa masuk perguruan tinggi yang lolos SNBT,’’ tuturnya. (man/kza)


