BOJONEGORORAYA – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Sumberrejo berpotensi menjadi sekolah di Bojonegoro yang siswanya terbanyak lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
SMA di Kecamatan Sumberrejo itu memastikan ada 73 siswanya menembus di perguruan tinggi negeri (PTN). Lolos dari jalur prestasi masuk kampus negeri.
SMAN Sumberrejo berpotensi memegang rekor. Dalam kurun waktu 6 tahun berturut-turut meloloskan siswa terbanyak di Bojonegoro. Membanggakan.
Kepala SMAN Sumberrejo Susanto mengatakan, pada pengumuman SNBP tahun ini tercatat 73 siswa-siswi yang lolos. Meliputi berbagai macam jurusan dan PTN yang beragam.
“Sementara yang kami ketahui, Smanes (sebutan SMAN Sumberrejo) terbanyak diterima SNBP,” ujarnya kepada Bojonegoro Raya, Selasa (31/3/2026).
Susanto mengatakan, SMAN Sumberrejo berusaha terus menjadi sekolah dengan siswa-siswi yang lolos jalur prestasi terbanyak di Kabupaten Bojonegoro.
Sejak 2021 hingga 2026, sudah enam tahun selalu konsisten memaksimalkan peluang dan potensi siswa menembus kampus negeri.
SMAN Sumberrejo, menurut Santo, sapaannya, ada pendampingan oleh guru terhadap siswa hendak mendaftar kampus negeri. Sekolah berusaha mendaftarkan siswa yang memiliki peluang lolos SNBP.
Santo berharap para siswa yang lolos terus melanjutkan ke jenjang kuliah. Sebaliknya, apabila tidak diambil, akan berdampak kepada adik kelas pada SNBP tahun mendatang.
“Terus semangat bagi yang lolos dan yang belum lolos,” tutur mantan Kepala SMAN Sugihwaras tersebut.
Ada yang Lolos IPB, ITS, dan Unair, Terbanyak Unesa
Awalnya, sebanyak 129 siswa yang masuk eligible. Dan, mendapat kesempatan mendaftar SNBP. Namun, pengumuman serentak pada 31 Maret 2026 ini, hanya 73 siswa yang lolos SNBP. Jalur prestasi menembus kampus negeri.
Adapun, 73 siswa-siswi menembus kampus negeri di 14 universitas. Meliputi 2 siswa lolos IPB University, 4 siswa masuk ITS Surabaya, dan 3 siswa masuk Universitas Airlangga.
Terbanyak ada 23 siswa masuk Universitas Negeri Surabaya. Sembilan siswa Universitas Brawijaya. Serta, 9 siswa Universitas Negeri Malang. Empat siswa masuk Universitas Trunojoyo Madura.
Dua siswa masuk UIN Sunan Ampel. Satu siswa masuk Poltek Negeri Madura. Juga, satu siswa berkuliah di Poltek Negeri Malang. Serta, 5 siswa bakal kuliah di UPN Veteran Surabaya.
Ada 6 siswa diterima Universitas Negeri Jember. Satu siswa diterima di Universitas Negeri Semarang. Serta, tiga siswa masuk Politeknik Perkapalan Surabaya. (man/kza)



