BOJONEGORORAYA — Kepala Cabang Disdik (Cabdisdik) Jatim Bojonegoro—Tuban Hidayat Rahman membenarkan jika proses pembelajaran di Sekolah Rakyat Bojonegoro diwenangi Disdik Jatim.
Sosok Kepala Sekolah Rakyat Bojonegoro, lanjut Hidayat Rahman, bahkan diambil dari Cabdisdik Jatim Bojonegoro—Tuban.
‘’Namanya Muhammad Shobirin,’’ jelasnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Sabtu (12/7/2025) siang.
Muhammad Shobirin tersebut, kata Hidayat Rahman, saat ini tidak menjabat kepala sekolah mana pun di wilayah Cabdisdik Jatim Bojonegoro—Tuban.
‘’Beliau adalah Guru Penggerak. Saat ini berdinas di SMAN 1 Balen, Bojonegoro,’’ ungkapnya.
Perihal berapa jumlah guru dan seperti apa formasi guru Sekolah Rakyat Bojoneogoro, Hidayat Rahman belum mengemukakan.
‘’Masih diproses terkait (pengajar, red) itu,’’ tutur mantan Kepala SMKN 2 Bojonegoro tersebut.
Diketahui, penataan gedung Sekolah Rakyat Bojonegoro dikerjakan dua kontraktor, yakni Nindya—Adhi KSO. Ditunjuk KemenPUPR.
Roko Radian, perwakilan Nindya—Adhi KSO yang ada di lokasi menyebut, penataan Gedung Pusdiklat Bojonegoro untuk Sekolah Rakyat, sejauh ini lancar.
‘’Overall, tidak terlalu banyak renovasi. Gedung ini masih bagus. Pengerjaan lebih banyak penataan indoor dan pengecatan,’’ jelasnya.
Roko meneruskan, tiga lantai Gedung Sekolah Rayat akan memiliki fungsi masing-masing. Kegiatan administrasi, ruang guru, dan kepala sekolah di lantai satu.
‘’Lantai dua dan tiga asrama dan ruang kelas. Di asramanya, disediakan 100 tempat tidur untuk 100 siswanya,’’ jelasnya.
Lebih lanjut, Roko menyebut, gedung Sekolah Rakyat yang kini sedang ditata, siap digunakan akhir Juli 2025 ini. Paling lambat, awal Agustus 2025.
‘’Kami upayakan penataan ini selesai segera. Sehingga, dapat digunakan secepatnya,’’ pungkasnya. (sab/kza)


