Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Siap Jalankan Reformasi Polri, Rancang Sanksi Religi untuk Anggota

PIMPINAN: AKBP Afrian saat memimpin apel di Mapolres Bojonegoro, beberapa waktu lalu. (Foto: Humas Polres Bojonegoro)

BOJONEGORORAYA — Reformasi Polri yang kini sedang digulirkan pemerintah pusat, disambut baik oleh Polres Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi menyatakan, pihaknya siap menjalankan petunjuk atau rekomendasi perihal agenda tersebut.

‘’Saat ini (rekomendasi, red) masih diproses Tim Reformasi Polri. Hasilnya bagaimana, kami siap menjalankan,’’ ujarnya saat diwawancara Bojonegoro Raya, Senin (29/12/2025) siang.

Seiring dengan itu, AKBP Afrian menyebut, saat ini pihaknya juga sudah istiqamah menggulirkan aneka program menyambut agenda Reformasi Polri.

Di sisi eksternal, pihaknya menjalankan berbagai langkah menguatkan pelayanan publik. Baik secara nyata di lapangan, maupun online atau digital.

Lain itu, pihaknya juga terus meningkatkan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta kinerja penegakan hukum.

Perihal pelayanan publik, ungkap AKBP Afrian, pihaknya memfungsikan layanan pengaduan atau Yanpol via nomor 110 secara optimal.

‘’Selama 2025, Yanpol 110 kami menerima 32.578 panggilan. 58,7 persen masuk. 29,8 persen ditangani. Sisanya misscall atau prank,’’ jelasnya.

‎Melalui program Matur Pak Kapolres berbasis pesan WhatsApp, lanjut dia, Polres Bojonegoro menerima 738 pesan.

‘’Terdiri dari 67,9 persen informasi dan 32,1 persen pengaduan. Semuanya langsung kami tindak lanjuti secara cepat, responsif,’’ terangnya.

‎Perwira menengah Polri yang menyelesaikan tesis membahas Yanpol 110 itu menegaskan, pelayanan cepat dan responsif menjadi prioritasnya.

‘’Kami tempatkan Pamapta sebagai garda terdepan. Karena, Pamapta itulah wajah Polri di mata masyarakat,” tegas polisi kelahiran 1984 itu.

Di sisi internal, lanjut AKBP Afrian, pihaknya rutin menjalankan program pembinaan rohani dan mental (binrohtal) untuk para anggotanya.

‘’Kami juga menjalankan program one day one juz untuk anggota yang beragama Islam. Setiap hari membaca Al-Qur’an, satu juz,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Pj Sekda Bojonegoro Berganti, Kini Dijabat Andik Sudjarwo

Lulusan Akademi Kepolisian tahun 2006 itu optimistis, program-program menyentuh rohani dan religiusitas tersebut ampuh.

‘’Setiap anggota Polres Bojonegoro akan lebih bagus rohani dan religiusitasnya. Juga karakternya,’’ imbuh AKBP Afrian.

Untuk lebih mengentalkan religiusitas, dia meneruskan, pihaknya akan merancang sanksi religius untuk para anggota melanggar disiplin.

‘’Seperti telat apel atau melanggar disiplin lainnya, kami akan sanksi mereka dengan hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an,’’ pungkasnya. (sab/kza)

error: Content is protected !!