PEPC Zona 12 dan SKK Migas Gelar Kuliah Umum, Beri Literasi Energi untuk Gen Z

BERSINERGI DALAM LITERASI: PEPC Zona 12, SKK Migas, Pemkab Bojonegoro, dan para Gen Z saat kuliah umum, Rabu (12/11/2025) siang. (Foto: Istimewa)

BOJONEGORORAYA — Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 dan Satuan Kerja Khusus (SKK) Minyak dan Gas (Migas) mengajak para Generasi (Gen) Z Bojonegoro ikut memahami industri hulu migas.

Operator Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro dan regulator hulu migas itu menggelar kuliah umum perihal tersebut, Rabu (12/11/2025) pagi.

Kuliah umum dimaksud bertajuk Peran Generasi Z dalam Industri Hulu Migas. Berlangsung di Eastren Hotel Bojonegoro, Jalan Veteran, perkotaan Bojonegoro. Diikuti 180 mahasiswa dari tujuh kampus di Bojonegoro.

Senior Manager Production PEPC Gunawan Setiaji Nugroho, Koordinator Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa Dimas Ario, dan Field Operations JTB Hangga Umbara, menjadi narsumber.

Ketiganya menyajikan paparan kaya data dan contoh praktis seputar industri hulu migas. Juga menyediakan kesempatan bertanya kepada para peserta. Memungkinkan Gen Z mendalami materi. Interaktif.

Deputi Manager JTB Field PEPC Zona 12 Andy Suhendro menyampaikan, ada banyak peluang dan tantangan bagi Gen Z Bojonegoro. Salah satunya, berpeluang menjadi ‘aktor’ dalam industri hulu migas.

Selama ini, lanjut Andy Suhendro, industri hulu migas telah memainkan peran dominan dalam pemenuhan energi nasional. Termasuk, industri hulu migas di Bojonegoro.

‘’Adik-adik (Gen Z Bojonegoro, red) adalah calon penerus yang harus mempersiapkan diri untuk mengemban tanggung jawab ini,” ujarnya, Rabu (12/11/2025) siang.

Pemkab Bojonegoro menyambut baik kuliah umum digelar PEPC Zona 12 dan SKK Migas tersebut. Salah satu buktinya, Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro Edi Susanto hadir sebagai tamu undangan.

Dalam sambutannya, birokrat juga berpangkat militer Letnan Dua Infanteri TNI AD itu menyampaikan aneka hal. Salah satunya, kuliah umum tersebut bentuk kontribusi nyata perusahaan di Bojonegoro dalam peningkatan SDM.

Baca Juga :  Komisi B DPRD Pastikan CFD di Sejumlah Desa Tumbuhkan Ekonomi Lokal

‘’Kami berharap mahasiswa mampu menghasilkan gagasan inovatif untuk memajukan Bojonegoro. Sekaligus, mempersiapkan transisi energi pasca-ekstraktif,” imbuh Edi Susanto. (sab/kza)

error: Content is protected !!