BOJONEGORORAYA — Perkotaan Bojonegoro riuh sekali, Sabtu (15/11/2024) pagi. Ratusan pelari memadati dan mengitari jantung kota migas itu. Tua, muda, belia, jadi satu. Semarak.
Para pelari itu merupakan warga Bojonegoro dan para pekerja migas di Pertamina EP Cepu serta ExxonMobil Cepu Limited. Mereka bersinergi. Memeriahkan acara lari bertajuk Runergy.
Acara tersebut digelar SKK Migas Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) bersama KKKS atau industri hulu migas di Bojonegoro. Yaitu, Pertamina EP Cepu dan ExxonMobil Cepu Limited.
Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah dan sejumlah perwakilan Forkopimda Bojonegoro hadir dalam acara itu. Memberangkatkan para pelari di garis start di Alun-Alun Bojonegoro.
Kepala Departemen Program dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa Febrian Ihsan dan perwakilan Pertamina EP Cepu serta ExxonMobil Cepu Limited juga ada pada momen yang sama.
“Kami mendukung penuh Runergy ini. Selaras dengan upaya kami menggalakkan gaya hidup sehat dan mempererat kebersamaan,” ujar Wabup Nurul Azizah.
Dia juga menekankan terima kasih atas peran SKK Migas dan KKKS di Bojonegoro. Selama ini, regulator dan industri hulu migas di Bojonegoro itu tidak sekadar fokus pada operasi migas.
“Tapi juga aktif bersinergi dengan kami. Menginisiasi kegiatan positif yang melibatkan dan memberdayakan masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, Febrian Ihsan menyampaikan, industri hulu migas punya dampak positif signifikan bagi pembangunan di Bojonegoro. Namun, belum sepenuhnya dipahami masyarakat.
“Melalui Runergy, kami ingin meningkatkan pemahaman bahwa industri hulu migas ini peduli. Menjadi bagian dari Bojonegoro,” tuturnya. (sab/kza)

