Upacara HJB 349, Bupati Wahono Tekankan Perkuat Sinergi Pembangunan

20/10/2026
BERI ARAHAN: Bupati Wahono saat menjadi inspektur upacara HJB 349, Selasa (20/10/2026) pagi. (Foto: Yusab Alfa Ziqin/Bojonegoro Raya)
BERI ARAHAN: Bupati Wahono saat menjadi inspektur upacara HJB 349, Selasa (20/10/2026) pagi. (Foto: Yusab Alfa Ziqin/Bojonegoro Raya)

BOJONEGORORAYA — Pemkab Bojonegoro menggelar upacara memperingati Hari Jadi ke-349 Bojonegoro (HJB 349) di Alun-Alun Bojonegoro, Selasa (20/10/2026) pagi.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wabup Bojonegoro Nurul Azizah, dan jajaran Forkopimda Bojonegoro tampil berbudaya. Mengenakan busana adat nusantara.

Sebelum memasuki lapangan upacara, Bupati Wahono dan rombongan berjalan berarakan di Jalan Pahlawan. Didahului pasukan marching band Gemantara Dharma Praja.

Saat Bupati Wahono sudah sampai lapangan, upacara langsung dimulai. Camat Baureno Triguno Sudjono Prio mimpin upacara itu. Pesertanya ASN, ormas, hingga pelajar.

Dalam arahannya sebagai inspektur upacara, Bupati Wahono menyampaikan banyak hal. Seputar perjalanan dan aneka capaian Bojonegoro di bawah kepemimpinannya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan berbagai pihak yang telah bersinergi dengan Pemkab Bojonegoro selama ini. Bersama-sama membangun Bojonegoro.

Di ujung arahannya, putra Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo ini menandaskan, momentum HJB 349 harus dijadikan titik tolak untuk memperkuat sinergi pembangunan Bojonegoro.

‘’Agar setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh kehidupan rakyat dan berdampak nyata bagi masyarakat,’’ tuturnya, Selasa (20/10/2026) pagi.

Rampung upacara, pasukan tidak langsung dibubarkan. Ada penyerahan penghargaan kepada anak-anak berprestasi dan orang-orang yang berjasa untuk Bojonegoro.

Penyerahan penghargaan secara seremonial tersebut dilakukan oleh Bupati Wahono, Wabup Nurul Azizah, dan jajaran Forkopimda Bojonegoro. Bergantian. Penuh kesyukuran.

Setelah itu, Bupati Wahono, Wabup Nurul Azizah, dan jajaran Forkopimda Bojonegoro melepas balon ke udara. Siapa menemukan balon itu, bisa mengklaim hadiah sembilan ekor kambing kepada Pemkab Bojonegoro.

Sebagai penutup upacara HJB 349, sebanyak 349 anak SMP binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, menari secara kolosal. Menampilkan Tari Jambul Mliwis Putih.

Berikutnya, marching band Gemantara Gemantara Dharma Praja tampil lagi. Marching band dari SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur itu lebih aktif dan atraktif. (*)

Baca Juga :  Petani Bojonegoro Pakai Listrik untuk Pompanisasi, Tidak Berebut Solar Lagi