BOJONEGORORAYA — Masyarakat Bojonegoro yang melek internet, jumlahnya cukup banyak. Dari sekitar 1,3 juta penduduk Bojonegoro, 58 persen aktif berinternet.
Hal itu diutarakan Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah dalam Sarasehan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di Ruang Angling Dharma, Pemkab Bojonegoro, Sabtu (30/11/2025) kemarin.
“Dari data yang kami miliki, jumlah penduduk Bojonegoro 1,3 juta sekian. 58 persen dia antaranya, aktif menggunakan internet,” ujarnya.
Dari 58 persen penduduk Bojonegoro pengakses internet itu, lanjut Wabup Nurul Azizah, penduduk berjenis kelamin laki-laki sedikit lebih mendominasi. Jumlahnya 53 persen.
“Sementara, perempuan 43 persen,” imbuh mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro tersebut.
Wabup asal Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander itu melanjutkan, platform media sosial jadi pilihan utama masyarakat Bojonegoro dalam berinternet. Terutama, dalam mengakses informasi.
“TikTok menjadi platform paling diminati. Disusul Instagram, kemudian Facebook,” ungkapnya.
Wabup Nurul Azizah menambahkan 58 persen masyarakat pengakses internet tersebut betul-betul pengguna aktif. Jadi, mudah dan cepat sekali dalam menerima informasi digital.
“Informasi sekecil apa pun di lapangan, dalam waktu lima menit sudah tersebar luas,” katanya.
Mengacu itu, Pemkab Bojonegoro turut menyajikan informasi berkualitas kepada publik melalui aneka platform media sosial. Agar, publik tahu informasi tepat tentang Pemkab Bojonegoro.
Pun, Pemkab Bojonegoro juga menyediakan kanal informasi via tatap muka. Dilakukan melalui Medhayoh dan Sapa Bupati. Program itu tidak hanya informatif. Tapi juga interaktif.
“Masyarakat antusias sekali. Di situ, (informasi, red) tanpa sensor dan langsung dijawab OPD (organisasi perangkat daerah, red) terkait,” pungkasnya. (sab/kza)


