BOJONEGORORAYA — Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Bojonegoro, wafat di Madinah. Meninggal dunia dalam ibadah hajinya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bojonegoro Abdulloh Hafith membenarkan hal itu. Jemaah haji tersebut bernama Rohmat Ridwan.
‘’Meninggal dunia karena sakit,’’ ujarnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Selasa (19/6/2026) sore.
Hafith sapaannya mengemukakan, Rohmat Ridwan merupakan jemaah haji asal Desa Kedungdowo, Kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro. Berusia 64 tahun.
‘’Tergabung dalam kloter (kelompok terbang, red) 41,’’ tutur eks pejabat Kemenag Bojonegoro tersebut.
Perihal sakit apa dan bagaimana kronologi wafatnya Rohmat Ridwan, Hafith belum mengemukakan. Dia belum menjelaskan.
Hingga berita ini rampung ditulis pada Selasa (19/5/2026) pukul 17.00 WIB, Hafith tidak lagi merespons konfirmasi Bojonegoro Raya.
Namun, dalam sebuah ucapan duka yang beredar, Rohmat Ridwan dicatat meninggal dunia di King Salman bin Abdul Aziz Medical City.
Solikin Jamik, salah satu amirul hajj dari Bojonegoro membenarkan ada salah satu jemaah haji asal Bojonegoro yang wafat. Namun, dia tidak tahu kronologinya.
‘’Almarhum bukan jemaah saya,’’ tutur amirul hajj dari KBIHU Madani itu kepada Bojonegoro Raya, Selasa (19/5/2026) sore.
Diketahui, melansir laman Kemenhaj, saat ini jemaah haji asal Indonesia sebagian besar sudah di Makkah. Sebagian lagi masih di Madinah.
Para jemaah itu, sedang bersiap menjalani puncak haji di Arafah, Musdalifah, dan Mina (Armuzna) pekan depan. (sab/kza)

