BOJONEGORORAYA — Event Bojonegoro Wastra Batik Festival telah rampung, Sabtu (20/6/2026) malam. Menjadi pameran batik dan kerajinan yang mengungkit perekonomian.
Salah satu kabar baiknya, event diselenggarakan di Alun-Alun Bojonegoro sejak Rabu (17/6/2026) tersebut mencatatkan omzet melimpah. Lebih dari ratusan juta rupiah.
Hal itu diutarakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro Elzadeba Agustina. Omzet dalam Bojonegoro Wastra Batik Festival, ungkap dia, sekitar Rp 1 miliar.
‘’Itu omzet dari stand batik dan kerajinan yang indoor saja,’’ tuturnya, Sabtu (20/6/2026) malam.
Ditambah omzet stand outdoor yang menyajikan ragam kulineran dan omzet hotel di Bojonegoro, Bojonegoro Wastra Batik Festival diperkirakan meraup omzet sekitar Rp 1,4 miliar.
‘’Ada sepuluh hotel. Total, tamunya 162 orang. Menginap empat malam,’’ imbuhnya.
Dengan demikian, lanjut Elzadeba sapaannya, Bojonegoro Wastra Batik Festival benar-benar berjalan sesuai tujuan. Batik terorkestrasikan, perekonomian berdenyut signifikan.
Sebagaimana diketahui, ada 109 stand di Bojonegoro Wastra Festival. Diisi UMKM batik, kerajinan, dan kuliner dari Bojonegoro serta daerah lain di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Dalam pelaksanaannya, turut ada berbagai workshop untuk para pelaku ekonomi kreatif, aneka lomba, fashion show, pertunjukan seni budaya, hingga konser musik. (sab/kza)

