14 WKP Panas Bumi segera Dilelang, Salah Satunya di Gunung Pandan Bojonegoro

BENTANG ALAM: Lanskap Gunung Pandan dari Kecamatan Sekar, Bojonegoro. Simpan energi panas bumi. (Foto: Dok. Facebook Prima Klino)

BOJONEGORORAYA — Ekstraksi sumber daya alam (SDA) di Bojonegoro menuju tahap baru. Tidak melulu di sektor minyak dan gas bumi (migas). Tapi juga panas bumi atau geothermal.

Baru-baru ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Energi Sumber Daya Alam Mineral (ESDM) menyatakan, akan melelang 14 Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Panas Bumi di Indonesia.

Salah satu WKP Panas Bumi akan dilelang ke investor itu berlokasi di Bojonegoro. Tepatnya, di Gunung Pandan. Sekitar 50 kilometer (km) ke selatan, dari perkotaan Bojonegoro.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi, Kamis (20/8/2026) lalu.

Eniya Listiani Dewi mengemukakannya dalam acara The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Dalam wawancara dengan awak media, dia menegaskan, lelang 14 WKP Panas Bumi itu akan dilakukan tahun ini. Untuk mendatangkan investasi dari dalam maupun luar negeri.

‘’Kita mempercepat 14 lelang (WKP Panas Bumi, red) tadi. Kita kroyok untuk investasi baik itu dari dalam maupun luar negeri,’’ ujarnya dikutip dari Bloomberg Technoz, Senin (24/8/2026).

Perihal rencana lelang 14 WKP Panas Bumi tersebut, Kementerian ESDM akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Mencegah terjadinya hambatan birokrasi.

Terpisah, Kepala Bappeda Bojonegoro Helmy Elizabeth mengatakan, pihaknya belum menerima koordinasi perihal lelang WKP Panas Bumi Gunung Pandan dari Kementerian ESDM.

‘’Sejauh ini, bappeda belum menerima informasi,’’ ujarnya saat dikonfirmasi Bojonegoro Raya, Senin (24/8/2026).

Hal senada disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Setda Bojonegoro Yudhistira Ardhi Nugraha. Pihaknya juga belum menerima informasi mengenai rencana lelang WKP dimaksud.

‘’Nanti kami kabari jika sudah ada progress,’’ imbuhnya kepada Bojonegoro Raya, Senin (24/8/2026).

Baca Juga :  Belasan Rumah di Mulyoagung Bojonegoro juga Rusak akibat Hujan Disertai Angin Kencang

Untuk diketahui, WKP Panas Bumi Gunung Pandan telah ditetapkan Kementerian ESDM pada 2014 silam. Melalui Keputusan Menteri ESDM No. 2774 K/30/MEM/2014.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM pada 2014, WKP Panas Bumi Gunung Pandan luasnya 19.970 hektare. Mencakup Bojonegoro, sebagian Nganjuk dan Madiun.

Merujuk data serupa, WKP Panas Bumi Gunung Pandan diperkirakan menghasilkan tenaga listrik 60 megawatt. Diolah melalui pembangkit tenaga listrik panas bumi atau PLTP. (sab/kza)