Para Camat Sampaikan Rencana Event di Depan Wabup Nurul Azizah, Ada Festival Lele Asap hingga Festival Sapi

PRESENTASI: Para camat saat mengutarakan rencana event masing-masing di depan Wabup Nurul Azizah, dalam Festival Ledre, Kamis (8/10/2026) malam. (Foto: Yusab Alfa Ziqin/Bojonegoro Raya)

BOJONEGORORAYA – Camat Bojonegoro David Yudha Prasetya, Camat Trucuk Adi Santoso, Camat Sekar Imam Purnomo, Camat Baureno Triguno Sudjono Prio, dan belasan camat lain berbondong naik panggung Festival Ledre, Kamis (8/10/2026) malam.

Mereka dipanggil Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah yang sedang sambutan. Mendadak ditanya mengenai rencana event di kecamatannya masing-masing. Satu per satu. Bergiliran. Ada camat menjawab mantap. Ada juga menjawab sekenanya. Mengundang gelak tawa.

Beberapa jawaban para camat dalam kesempatan dadakan itu di antaranya Camat Bojonegoro David Yudha Prasetya: Car Free Night; Camat Baureno Triguno Sudjono Prio: Festival Lele Asap dan Festival Kue Kucur; Camat Temayang Agus Rahardjo: Festival Tayub.

Lalu, Camat Malo Beny Subiakto: Festival Gerabah; Camat Kedewan Mudlofir: Festival Alpukat; Camat Balen Ahmad Syoleh Fatoni: Festival Melon dan Festival Kerajinan Pelepah Pisang; Camat Ngasem Kasmari: Festival Api Abadi; Camat Gondang Sigit Jatmiko: Festival Durian.

Berikutnya, Camat Sekar Imam Purnomo: Festival Porang dan Festival Bawang Merah; Camat Kapas Zenny Bachtiar: Festival Salak dan Festival Waluh; Camat Trucuk Adi Santoso: Festival Galeri Bengawan dan Festival Bendung Gerak.

Sejumlah pegawai kecamatan mewakili camatnya juga ikut naik panggung untuk mendapat pertanyaan yang sama. Misalnya, pegawai Kecamatan Sugihwaras: Festival Kedung Lantung dan Festival Balung Kuwuk; pegawai Kecamatan Kasiman: Festival Bubut Jati dan Festival Sapi.

Wabup Nurul Azizah semringah sepanjang mendengar jawaban dari para camat dan perwakilannya ini. Beberapa kali, dia tertawa terkekeh ketika rencana event terdengar unik. Misalnya, Festival Kue Kucur, Festival Balung Kuwuk, atau Festival Sapi.

‘’Tidak apa-apa. Semua rencana ini bentuk inovasi. Nanti harus ada realisasi,’’ tutur Wabup Nurul Azizah kepada para camat dan perwakilan camat, Kamis (8/10/2026) malam itu.

Baca Juga :  Pertamina EP Sukowati Field Safari Ramadhan dan Santuni Anak Yatim di Ngampel

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro ini mengemukakan, seluruh rencana event dari kecamatan akan dicatat oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro. Berikutnya, didata sebagai agenda atau event tahunan. Rutinan.

‘’Monggo ini semua dicatat. Masukkan ke agenda tahunan, masuk kalender event,’’ pinta Wabup Nurul Azizah kepada Kepala Disbudpar Bojonegoro Elzadeba Agistina yang duduk di depan panggung.

Wabup Nurul Azizah optimistis, berbagai event di kecamatan se-Bojonegoro akan berdampak baik untuk perekonomian daerah. Sekaligus, bisa mengenalkan potensi-potensi lokal kecamatan secara lebih meriah dan bermakna. (sab/kza)