BOJONEGORORAYA – Sebanyak 24 ribu pemudik bakal memadati Stasiun Bojonegoro. Mereka akan naik-turun di stasiun itu selama arus mudik Lebaran 2025 mulai 21 Maret-11 April 2025.
Hal itu sebagaimana prediksi KAI Daerah Operasi (Daop) Surabaya yang disampaikan Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif secara terulis, Rabu (19/3/2025) pagi.
Luqman menyampaikan, pada Rabu (19/3/2025) ini saja, peningkatan penumpang sudah terjadi di Stasiun Bojonegoro. Jumlah penumpang berangkat terdata 10.615 orang. Turun 13.606.
“Data ini masih akan terus bertambah, karena penjualan tiket masih berlangsung,” ujarnya, Rabu (19/3/2025).
Dia meneruskan, KAI Daop 8 Surabaya memperikaran puncak arus mudik di Stasiun Bojonegoro terjadi pada H-3 Lebaran 2025 atau pada Jumat (28/3/2025) mendatang.
“Itu waktu favorit mudik pelanggan. Terkini, total ada 338 tiket yang dipesan pada tanggal itu,” ungkapnya.
Adapun, sejauh ini para pelanggan KAI di Stasiun Bojonegoro mayoritas bertujuan Semarang, Cirebon, dan Jakarta. Kereta api favorit mereka yakni Airlangga, Ambarawa Ekspres, dan Jayabaya.
Luqman menghimbau, masyarakat yang hendak mudik Lebaran 2025 menggunakan kereta api, segera melakukan pemesanan tiket sebelum tiket yang diinginkan terjual habis.
Kendati demikian, jika tiket yang diinginkan telah habis, pelanggan dapat memilih alternatif tanggal keberangkatan, atau menggunakan fitur connecting train yang tersedia di aplikasi Access by KAI.
“Fitur itu mengkombinasikan jadwal perjalanan kereta api yang bersifat persambungan,” imbuhnya.
Untuk diketahui, selama arus mudik lebaran ini KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan delapan kereta api tambahan. Selain itu, KAI menyediakan 32.320 tiket, dijual setiap hari. (sab/kza)


