BOJONEGORORAYA — Ketua TP-PKK Bojonegoro Cantika Wahono menaruh harapan besar di pundak para kader Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Bojonegoro.
Istri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono itu ingin para kader SOTH berdampak baik bagi lingkungan sekitar. Salah satunya, jadi pegiat penurunan stunting.
Harapan dimaksud, diutarakan Cantika Wahono dalam Wisuda SOTH di Balai Desa Temayang, Kecamatan Temayang, Bojonegoro, Senin (2/6/2025).
Suatu acara yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Bojonegoro.
Sebuah seremoni atas kelulusan para ibu-ibu yang telah dilatih untuk mengasuh anak-anak dengan metode atau pola tertentu selama satu tahun.
Lihat postingan ini di Instagram
Persoalan stunting, terang Cantika, masih merupakan masalah nasional. Harus diselesaikan bersama-sama. Mulai pusat–daerah. Perlu sinergi dan kolaborasi.
“Termasuk bekerja sama dengan ibu-ibu (kader, red) SOTH ini,” ujarnya, Senin (2/6/2025).
Dengan terlaksananya satu tahun pelatihan, Cantika optimistis ibu-ibu kader SOTH telah memperoleh pemahaman lebih terkait pola asuh anak yang ideal.
“Meliputi bagaimana memenuhi gizi anak, menjaga kesehatan anak, hingga mengasuh anak di era digital,” imbuhnya.
Cantika mengungkap, angka stunting di Bojonegoro sepanjang 2025 ini sudah mengalami penurunan sekitar dua persen daripada 2024 lalu.
“Capaian positif ini harus jadi penyemangat kita untuk terus menurunkan stunting,” tuturnya.
Lain itu, Dosen Universitas Muhammadiyah Malang ini mengajak, segenap orang tua di Bojonegoro mengikuti perkembangan teknologi.
Sebab, anak-anak era ini sangat tergantung teknologi. Orang tua harus lihai dan jeli memantau aktivitas anak dalam menggunakan teknologi. (sab/kza)

