BOJONEGORORAYA — Di tengah datangnya para jemaah haji di Bojonegoro mulai Senin (8/6/2026 tengah malam ini, ada duka yang menganga.
Jemaah haji Rohmat Ridwan, Suniti Supardi Said, dan Agung Setiawan, dipastikan tidak ikut pulang ke Bojonegoro. Mereka wafat di Tanah Suci.
Rohmat Ridwan jemaah haji Bojonegoro yang pertama kali wafat. Dia meninggal dunia, Jumat (15/6/2026), di King Salman bin Abdul Aziz Medical City, Madinah.
Jemaah haji Bojonegoro dari kloter 41, berusia 74 tahun, asal Desa Kedungdowo, Kecamatan Sugihwaras itu wafat karena sakit.
Kedua, Suniti Supardi Said dari kloter 38. Mendiang merupakan jemaah haji perempuan. Berusia 68 tahun, warga Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro.
Suniti Supardi Said meninggal dunia di salah satu fasilitas kesehatan (fakses) haji di Makkah, Jumat (29/5/2026), karena sakit.
Ketiga, jemaah haji Bojonegoro yang meninggal dunia di Tanah Suci bernama Agung Setiawan. Berusia 61 tahun. Juga dari kloter 38.
Jemaah haji asal Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas itu wafat pada Rabu (3/6/202) di salah satu faskes haji di Makkah. Juga karena sakit.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bojonegoro, M. Abdulloh Hafith turut berduka cita atas wafatnya tiga jemaah haji tersebut.
‘’Semoga almarhum dan almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah. Dan, keluarga yang ditinggalkan, diberikan ketabahan,’’ tuturnya.
Hafith memastikan, seluruh hak dan prosedur ibadah haji terkait ketiga mendiang jemaah haji, diberikan atau dilakukan sesuai ketentuan. (sab/kza)

