HJB ke-348, Bupati Wahono dan Wabup Nurul Azizah Ziarahi Makam Trah Pajang

18/10/2025
ZIARAH LELUHUR: Bupati Wahono dan Wabup Nurul di kompleks makam Raden Bagus Lancing Kusumo, bersama rombongan, Sabtu (18/10/2025) pagi. (Foto: Istimewa)

BOJONEGORORAYA — Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati (Wabup) Nurul Azizah kembali ziarah leluhur, Sabtu (18/10/2025) pagi.

Bersama rombongan, keduanya melakukan rihlah ke makam wali Islam trah Kesultanan Pajang. Namanya Raden Bagus Lancing Kusumo.

Makam wali Islam keturunan Sultan Hadiwijaya itu berlokasi di Dukuh Geneng, Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro.

Sebagaimana ziarah leluhur hari pertama, Bupati Wahono dan Wabup Nurul Azizah khusuk merapal doa di makam Raden Bagus Lancing Kusumo.

Keduanya juga menabur bunga di pusara penyiar Islam tersebut. Pesarean pun berwangi mawar, kenanga, melati. Semerbak minyak atsiri.

Wabup Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan, tradisi ziarah leluhur untuk mengawali Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-348 itu bukan sekadar seremoni.

“Melainkan napak tilas spiritual untuk mengenang dan meneladani jasa para pendahulu,” ujarnya, Sabtu (18/10/2025).

Dia berharap, teladan dari para pendahulu itu bisa dipetik. Menjadi modal bagi semua dalam mewujudkan Bojonegoro bahagia, makmur, dan membanggakan.

Setelah berziarah di makam Raden Bagus Lancing Kusumo, rombongan Bupati Wahono dan Wabup Nurul Azizah bergeser ke Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.

Di kecamatan itu, tepatnya di Desa Wotanngare, rombongan keduanya mengunjungi petilasan Prabu Angling Dharma. Tokoh mitologi Bojonegoro.

Sebagaimana diketahui, ziarah leluhur dalam rangka mengawali HJB ke-348 pada hari pertama atau Jumat (17/10/2025) kemarin, tertunai di tiga lokasi.

Yaitu, di makam Adipati Haryo Matahun, makam Adipati Djojonegoro, dan makam Adipati Aryo Rekso Kusumo atau Kanjeng Sumantri. (sab/kza)

Baca Juga :  Pemkab Tetapkan Delapan Proyek Strategis Daerah, Diawasi KPK
error: Content is protected !!