Kenaikan UMK Bojonegoro 2026 Tidak Mengurangi Minat Investasi

OPTIMISTIS: Bupati Wahono saat memberikan sambutan dalam suatu agenda. (Foto: Istimewa)

BOJONEGORORAYA — Upah Minimun Kabupaten (UMK) Bojonegoro 2026 senilai Rp 2,6 juta, bukan momok bagi investasi di Bojonegoro.

Sejumlah investor yang ancang-ancang berinvestasi di Bojonegoro pada 2026, tidak akan membatalkan minat karena nilai UMK naik sekitar Rp 160.000 tersebut.

Optimisme itu diutarakan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono. Dia menyebut, kenaikan UMK Bojonegoro 2026 tidak akan terlalu memengaruhi minat investasi.

‘’Masih aman,’’ ujarnya kepada awak media, Jumat (26/12/2025) siang.

UMK Bojonegoro 2026 justru daya tarik tersendiri bagi investasi. Mengingat, UMK tetangga seperti Tuban dan Lamongan lebih tinggi. Di atas Rp 3 juta.

Untuk melapisi daya tarik tersebut, Bupati Wahono memastikan, Pemkab Bojonegoro berkomitmen mengajangi setiap investasi di Bojonegoro.

‘’Kami akan sambut baik setiap investasi. Salah satunya, perizinan dimudahkan,’’ imbuhnya.

Terpisah, para buruh juga menyambut UMK Bojonegoro 2026 yang ditetapkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Rabu (24/12/2025) tersebut.

Setidaknya, para buruh tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja (FSP) Rokok, Tembakau, Makanan, dan Minuman (RTMM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bojonegoro.

Hal itu diutarakan Ketua Cabang FSP RTMM SPSI Bojonegoro Anis Yulianti. Dia menyatakan, para buruh dalam serikatnya bersyukur atas besaran UMK Bojonegoro 2026.

‘’Besarannya (UMK Bojonegoro 2026, red) melampaui usulan,’’ ujarnya, Jumat (26/12/2025) siang.

Anis sapaannya meneruskan, dalam usulan beberapa waktu lalu, Dewan Pengupahan Daerah Bojonegoro mengusulkan UMK Bojonegoro 2026 naik dengan nilai alfa 0,7.

Sementara, UMK Bojonegoro 2026 yang ditetapkan Gubernur Khofifah melalui surat keputusan nomor 100.3.3.1/937/013/2025, naik dengan nilai alfa 0,9. Lebih tinggi dari usulan.

‘’Kami berterima kasih atas keputusan Gubernur Khofifah,’’ tutur buruh MPS Kalianyar itu. (sab/kza)

Baca Juga :  Jalan Lingkar Selatan Bojonegoro Dirancang Sepanjang 17–20 km, Lintasi Empat Kecamatan
error: Content is protected !!