Launching Buku Usai Sekolah Ayo Kuliah, Setyo Wahono Beri Atensi dan Apresiasi

28/05/2025
APRESIATIF: Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menerima buku Usai Sekolah Ayo Kuliah di rumah dinasnya, Rabu (28/5/25). Memberi atensi dan apresiasi. (Foto: Agus Prasetyo/Bojonegoro Raya)

BOJONEGORORAYA — Satu karya baru dirilis Bojonegoro Raya. Sebuah buku berjudul Usai Sekolah Ayo Kuliah. Berisi profil 15 kampus yang tersebar di Bojonegoro.

Launching buku berwujud digital atau e-book itu berlangsung di Kantor Bojonegoro Raya, Jalan Kepatihan, Desa/Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, Rabu (28/5/2025).

Agus Prasetyo Utomo, Project Officer Buku Usai Sekolah Ayo Kuliah mengatakan, buku terdiri dari 58 halaman itu diinisiasi Bojonegoro Raya karena beberapa hal.

“Paling utama, untuk menyosialisasikan kampus-kampus yang ada di Bojonegoro secara visual, integral, dan simpel,” ujarnya, Rabu (28/5/2025).

Jadi, lanjut Agus, buku Usai Sekolah Ayo Kuliah akan memudahkan masyarakat luas dalam mengetahui profil kampus-kampus yang ada dan beroperasi di Bojonegoro.

Menarik minat para lulusan SMA/SMK/MA Bojonegoro agar semakin berkenan untuk berkuliah di kampus-kampus Bojonegoro. Dekat rumah, dekat keluarga, dekat ayah-ibunda.

“Buku Usai Sekolah Ayo Kuliah ini berformat pdf. Ringan. Bisa diakses menggunakan berbagai jenis smartphone,” imbuhnya.

Selain itu, kata Manager Bisnis Bojonegoro Raya ini, buku Usai Sekolah Ayo Kuliah bisa diakses gratis. Tanpa biaya. Tinggal download melalui link ini. Atau scan barcode di bawah ini.

Lebih lanjut, Agus berharap, masyarakat luas–terutama para lulusan SMA/SMK/MA Bojonegoro–bisa menerima dan memanfaatkan buku Usai Sekolah Ayo Kuliah dengan baik.

Lulusan SMA/SMK/MA Bojonegoro yang belum lolos dalam kompetisi masuk kampus negeri via tes SNBP atau SNBT tahun ini, bisa baca buku ini untuk referensi berkuliah di kampus kota sendiri.

“Ragam beasiswa yang ditawarkan kampus-kampus di Bojonegoro, juga ada di dalam buku ini,” tambahnya.

Terpisah, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi atas rilisnya buku Usai Sekolah Ayo Kuliah. Dia menyebut, buku itu bagus. Membantu. Memudahkan.

Baca Juga :  LPG 3 kg di Bojonegoro Dikeluhkan Langka, Pertamina Patra Niaga Klaim Stok Aman

‘’Jadi panduan bagi para lulusan SMA, SMK, dan MA di Bojonegoro untuk memilih kampus di Bojonegoro,’’ ujarnya.

Wahono menambahkan, peluncuran buku Usai Sekolah Ayo Kuliah yang berbarengan dengan pengumuman hasil tes SNBT 2025 pada Rabu (28/5/2025) ini juga sangat pas.

‘’Selamat untuk para lulusan SMA/SMK/MA di Bojonegoro yang lolos tes SNBT 2025. Berkuliahlah dengan baik dan semangat,’’ pesannya.

Yang belum lolos tes seleksi nasional masuk kampus negeri itu, kata dia, jangan berkecil hati. Peluang kuliah terbuka di mana saja. Termasuk di Bojonegoro.

‘’Buku Usai Sekolah Ayo Kuliah ini bisa jadi referensi opsi untuk berkuliah di Bojonegoro tersebut,’’ imbuhnya.

Wahono meneruskan, kampus-kampus di Bojonegoro rerata sudah terakreditasi baik. Entah itu lembaganya, maupun aneka jurusan atau program studinya.

‘’Nah, itu tentu bisa jadi pertimbangan pilihan. Terpenting, sesuaikan dengan minat dan potensi diri,’’ tuturnya.

PENASARAN: Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah saat menilik e-book Usai Sekolah Ayo Kuliah di smartphone, Rabu (28/5/25). (Foto: Agus Prasetyo/Bojonegoro Raya)

Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan hal serupa. Dia juga mengapresiasi rilisnya buku Usai Sekolah Ayo Kuliah

Dia berharap, khalayak luas menyambut dan memanfaatkan buku Usai Sekolah Ayo Kuliah untuk menggairahkan dunia perkuliahan di Bojonegoro.

‘’Terutama untuk anak-anak kita lulusan SM/SMK/MA, mari kuliah. Di mana saja tidak apa, termasuk di Bojonegoro. Kuliah itu sangat penting,’’ pungkasnya. (sab/kza)

error: Content is protected !!