Peringati Hari Lingkungan Hidup, Setyo Wahono–Nurul Azizah Ajak Bijak Kelola Sampah

BERI CONTOH: Setyo Wahono saat membersihkan sampah di Pasar Kedungadem, Kamis (5/6/2025). (Foto: Pemkab Bojonegoro)

BOJONEGORORAYA — Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Setyo Wahono dan Nurul Azizah punya intensi terhadap keasrian–kelestarian ingkungan hidup.

Salah satunya, duo pemimpin Bojonegoro asli Bojonegoro itu mengajak masyarakat Bojonegoro semakin bijak dalam mengelola sampah.

Ajakan itu diutarakan Setyo Wahono dalam acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro, Kamis (5/6/2025).

Suatu apel dan acara bersih pasar di Desa/Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro. Mengambil tema “Hentikan Polusi Plastik”, selaras dengan tema dunia.

Lebih banyak, Setyo Wahono mengemukakan, peringatan Hari Lingkungan Hidup ini merupakan momentum meningkatkan kesadaran.

“Agar kita bertindak kolektif dalam menjaga keasrian dan kelestarian lingkungan hidup,” tuturnya, Kamis (5/6/2025).

Pengelolaan lingkungan hidup, lanjut Wahono, memang cukup menantang. Dihadapkan pada tingginya produksi sampah oleh masyarakat.

“Timbulan sampah di perkotaan Bojonegoro saja, pada 2024 mencapai 23.019 ton. Terkelola 99,37% atau 22.875 ton. Sisanya belum terkelola,” imbuhnya.

Persentase sampah belum terkelola itu, tandas Wahono, akan terus diperkecil Pemkab Bojonegoro. Sehingga, sampah yang terkelola bisa mencapai 100 persen.

“Targetnya, harus mencapai 100 persen pada 2029. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” imbuhnya.

Wahono melanjutkan, untuk mewujudkan pengelolaan sampah hingga 100 persen itu, Pemkab Bojonegoro perlu bersinergi dan berkolaborasi dengan banyak pihak.

“Pemerintah, industri, sekolah, pondok pesantren, perguruan tinggi, organisasi, dan seluruh elemen masyarakat perlu kerja sama. Berperan bersama,” terangnya.

Dia optimistis, pengelolaan sampah yang baik akan mendatangkan berbagai hal baik. Mulai keasrian dan kelestarian lingkungan, kesehatan, hingga perekonomian.

“Mari kita berpraktik baik untuk lingkungan. Demi Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam acara itu, hadir para pejabat teras dan kepala OPD Pemkab Bojonegoro. Forkopimcam, kades, dan siswa se-Kedungadem juga hadir. (sab/kza)

Baca Juga :  Walhi Jatim Sayangkan Minimnya Data Pertambangan di Bojonegoro
error: Content is protected !!