Persibo Bojonegoro Melorot ke Liga 3, Memunculkan Syakwasangka

Persibo Bojonegoro - Bojonegoro Raya
BERJIBAKU: Osas Saha saat dikawal pemain Persipura Jayapura, Jumat (28/2/2025) sore. (Foto: Instagram @persibo.bojonegoro)

Alih-alih naik kasta sesuai mimpi, Persibo Bojonegoro justru terdegradasi. Ia melorot ke Liga 3 lagi. Memunculkan spekulasi.

BOJONEGORORAYA – Mimpi Persibo Bojonegoro untuk naik kasta ke Liga 1 pada musim depan, sudah tidak mungkin jadi kenyataan. Upaya untuk bertahan di Liga 2, juga menemui kebuntuan.

Itu setelah klub ini gagal lolos babak 8 besar Liga 2 awal Januari 2025 dengan penuh drama. Dilanjutkan tampil off fire sepanjang babak play off  Liga 2 pada medio Januari-akhir Februari 2025.

Sebagai pemasti kegagalannya di Liga 2, Persibo Bojonegoro keok dalam laga pamungkas babak play off  Liga 2 melawan Persipura Jayapura di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (28/2/2025) sore.


Kekalahan tipis dari Persipura Jayapura dengan skor 2-1 itu membuat Persibo Bojonegoro masuk jurang degradasi Liga 2. Atau, harus melorot ke Liga 3 lagi untuk musim selanjutnya. Mulai dari nol.

Ada suporter Persibo Bojonegoro menerima dengan lapang dada. Ada pula kecewa. Mereka sama-sama mengutarakannya. Salah satunya tampak di akun Instagram @persibo.bojonegoro.

Beberapa suporter Persibo Bojonegoro yang kini tidak hanya bertajuk Boromania itu, ada juga melontarkan aneka spekulasi terkait kelesuan Persibo Bojonegoro di sepanjang akhir Liga 2.


Di antaranya, manajemen Persibo Bojonegoro dianggap terlalu ceroboh gonta-ganti pelatih. Hingga, Persibo Bojonegoro sengaja diselesaikan, seiring usainya proses Pilkada Bojonegoro 2024.

Spekulasi terakhir itu berkaitan dengan kestrategisan Persibo Bojonegoro berikut suporternya, untuk mendulang citra positif dan dukungan massa dalam Pilkada Bojonegoro 2024.

Perihal nasib buruk dan spekulasi suporter tersebut, manajemen Persibo Bojonegoro tidak memberi tanggapan eksplisit. Via postingan Instagram, mereka menyampaikan terima kasih dan maaf.


Sementara itu, Presiden Persibo Bojonegoro Deddy Adriyanto Wibowo menyampaikan permohonan maaf kepada suporter, masyarakat, hingga Pemkab Bojonegoro atas hal ini.

Baca Juga :  TPP, ADD, Perdin OPD-DPRD Potensi Dikoreksi, Seiring TKD Bojonegoro Dipotong Pusat Rp 1,2 Triliun

Permohonan maaf itu disampaikan Deddy melalui story akun Instagram pribadinya @deddyadriyant, beberapa jam setelah laga Persibo Bojonegoro versus Persipura Jayapura.

Deddy juga mengungkapkan, seluruh jajaran manajemen dan tim telah bekerja keras. Sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mengembalikan kejayaan Persibo Bojonegoro.

“… kita sudah berusaha keras dan all out (totalitas, red), tapi drama politik sepak bola menurunkan kita …,” petikan tulisan Deddy dalam story akun Instagram pribadinya.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Liga Nusantara (@nusaliga)


Lebih lanjut, eks General Manager PSBS Biak itu bertekad, dia akan membuat Persibo Bojonegoro berjuang lebih baik dan lebih keras di Liga 3 musim depan. Sehingga, dapat kembali ke Liga 2.

Matur nuwun (terima kasih, red) atas segala dukungan tanpa henti di musim ini. Musim depan, kita akan merangkak kembali ke Liga 2,” pungkasnya. (sab/kza)

error: Content is protected !!