Pertamax Green 95: BBM Ramah Lingkungan, Tetes Tebu Mojokerto menjadi Bahan

10/11/2025
BBM HIJAU: Pertamax Green 95 (paling kiri). BBM ramah lingkungan. Sudah dua tahun dipasarkan. (Foto: Istimewa)

BOJONEGORORAYA — Target Net Zero Emission 2060 yang dipasang pemerintah Indonesia, telah dicicil sejak beberapa waktu belakangan ini. Pertamina Patra Niaga mengambil bagiannya.

Salah satunya, Pertamina Patra Niaga sudah menghadirkan BBM ramah lingkungan. Yaitu, Pertamax Green 95. BBM yang hasilkan emisi rendah. Lebih ramah lingkungan.

‘BBM hijau’ dihadirkan Pertamina Patra Niaga sejak dua tahun lalu itu mengandung 5% Bioetanol (E5). Bahan bakunya tetes tebu (molase) lokal Mojokerto.

Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV membenarkan itu. Pertamax Green 95 merupakan campuran bahan bakar fossil (gasoline) dengan bahan bakar nabati (etanol).

“Sehingga, (Pertamax Green 95, red) ini lebih ramah lingkungan. Mengurangi ketergantungan kita pada bahan bakar fosil,” tuturnya, Senin (10/11/2025).

Roberth meneruskan, ada alasan mengapa Bioetanol untuk Pertamax Green 95 diprioritaskan berbahan tebu lokal. Yaitu, demi turut memperkuat nilai tambah tebu Indonesia.

Lebih lanjut, Roberth mengklaim, penjualan Pertamax Green 95 terus tumbuh dan diminati masyarakat. Pemasarannya pun kian luas. Kini, sudah tersedia di 170 SPBU di Jawa.

“Mencakup area Jakata, Bogor, Depok, Tangerang, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jawa Timur,” terang Roberth. (sab/kza)

Baca Juga :  'Hotel Merah Putih' Pertamina, Lepas Lelah Pengendara
error: Content is protected !!