RSUD Temayang Urung Beroperasi, DPRD Bojonegoro Prihatin

PRIHATIN: Sejumlah anggota Komisi C DPRD Bojonegoro saat sidak di RSUD Temayang, Sabtu (8/11/2025). (Foto: Istimewa)

BOJONEGORORAYA – Hingga akhir 2025 ini, operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Temayang di Desa/Kecamatan Temayang, Bojonegoro, masih belum dimulai.

Sejumlah anggota Komisi C DPRD Bojonegoro sampai datang, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD Temayang.

Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto memimpin sidak di RSUD Temayang pada Sabtu (8/11/2025) siang itu.

Hasil sidak, kata Supriyanto, RSUD Temayang masih aset Dinas Perumahan Kawasan Permukiman (PKP) Cipta Karya Bojonegoro. Belum diserahkan ke Dinkes Bojonegoro.

Selain itu, RSUD Temayang ternyata juga belum memiliki sejumlah izin operasional yang diperlukan. Di antaranya, Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

‘’Saya prihatin atas lambannya proses operasional RSUD Temayang. Ini menjadi perhatian serius kami,’ ujarnya, Sabtu (8/11/2025) sore.

Menurut dia, RSUD Temayang harus segera dioperasikan. Fasilitas kesehatan berkelas di atas puskesmas itu menyangkut kepentingan masyarakat di wilayah Bojonegoro selatan.

‘’Kami sudah mengalokasikan anggaran sangat besar untuk RSUD Temayang. Tapi, sampai saat ini belum jalan. Masyarakat sudah menunggu, kapan ini bisa beroperasi,” lanjutnya.

Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro itu mengklaim, Komisi C DPRD Bojonegoro selalu mengakomodir permintaan dinas terkait perihal anggaran dan pembangunan sektor kesehatan.

Sehingga, RSUD Temayang mestinya bisa lancar-lancar saja. Tidak menemui kendala suatu apa. Saat masa pembangunan maupun operasionalnya.

Terpisah, Pemkab Bojonegoro belum merespons hasil sidak Komisi C DPRD Bojonegoro di RSUD Temayang itu.

Namun, akhir September 2025 lalu, Kepala Dinkes Bojonegoro Ninik Susmiati menuturkan, RSUD Temayang akan mulai beroperasi akhir 2025 ini.

Sejumlah sarana-prasana yang masih belum tersedia di RSUD baru itu, akan dibeli menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025.

Sebagaimana diketahui, RSUD Temayang berdiri di atas lahan seluas 23.500 meter persegi. Luas bangunan 10.078 meter persegi. Tiga lantai.

Baca Juga :  Resepsi HPN 2026 dan Angling Dharma Award, 19 Individu Terima Penghargaan

Pengerjaan konstruksi RSUD tipe C itu dimulai sejak 2023. Pagu anggaranya Rp 20,5 miliar. Pada 2024 pagu anggarannya Rp 50,9 miliar. Pada 2025 ini, Rp 2,9 miliar. (sab/kza)

error: Content is protected !!