Tidak Tepat Sasaran, Penempelan Stiker Keluarga Miskin Bojonegoro Bisa Dilaporkan

TERVALIDASI: Salah satu penerima bansos yang rumahnya sudah ditempeli stiker Keluarga Miskin. (Foto: Yusab Alfa Ziqin/Bojonegoro Raya)

BOJONEGORORAYA — Masyarakat yang tidak terima rumahnya ditempeli stiker Keluarga Miskin oleh Pemkab Bojonegoro, tidak perlu menggerutu.

Pemkab Bojonegoro menyediakan jalan untuk membatalkan hal itu. Tinggal melapor ke Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro.

Jika terbukti tidak menerima bantuan sosial (bansos) dari Pemkab Bojonegoro atau pemerintah pusat, stiker Keluarga Miskin akan dilepas.

Hal itu diutarakan Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah saat meninjau penempelan stiker Keluarga Miskin di Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, Selasa (6/1/2026) siang.

“Jika (penempelan stiker Keluarga Miskin, red) tidak tepat sasaran, segera laporkan ke Dinsos Bojonegoro,’’ tuturnya.

Wabup Nurul Azizah meneruskan, para keluarga yang rumahnya ditempeli stiker Keluarga Miskin saat ini, mestinya sudah riil penerima bansos.

Sebab, kata mantan Sekda Bojonegoro itu, para keluarga tersebut masuk dalam Data Kemiskinan Daerah (Damisda) Bojonegoro.

‘’Data (Damisda Bojonegoro, red) berasal dari kades/lurah. Dilaporkan ke bupati setiap enam bulan sekali,” ungkapnya.

Jika data dimaksud memang tidak sesuai kondisi di lapangan, lanjut Wabup Nurul Azizah, ada peluang untuk diubah. Masyarakat jangan gelisah.

Kepala Dinsos Bojonegoro Agus Susetyo Hardianto mengemukakan hal senada. Dia menambahkan, pihaknya akan memproses setiap laporan.

‘’Kami terbuka melakukan evaluasi atau perbaikan data. Sehingga, dapat tercapai tepat sasaran,’’ tuturnya.

Berdasarkan Damisda Bojonegoro sementara ini, lanjut dia, total ada 50.987 keluarga yang rumahnya akan ditempeli stiker Keluarga Miskin.

Sebanyak 50.987 tersebut menerima aneka bansos dari program sosial digulirkan Pemkab Bojonegoro maupun pemerintah pusat.

Pada stiker yang ditempelkan di rumah keluarga miskin, jenis bansos yang diterima turut diterangkan. Jadi, lebih jelas. Mendetail.

‘’Ada dua stiker. Pertama, bertuliskan ‘keluarga miskin’. Kedua, jenis bantuan yang didapatkan,’’ pungkasnya. (sab/kza)

Baca Juga :  Wabup Nurul Azizah Sidak Hasil Pengaspalan Jalan Desa, Rekomendasi Pengerjaan Ulang
error: Content is protected !!