Rehabilitasi Ratusan RTLH tiap Tahun, Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Pemprov Jatim

APRESIASI: Gubernur Khofifah saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Wahono, Selasa (9/6/2026). (Foto: Bag. Prokopim Setda Bojonegoro)

BOJONEGORORAYA – Langkah Pemkab Bojonegoro untuk memastikan warga miskin Bojonegoro memiliki rumah layak huni, mendapat apresiasi. Tidak saja di tingkat kabupaten. Tapi sudah sampai tingkat provinsi.

Persisnya, Pemprov Jawa Timur (Jatim) memberikan penghargaan Terbaik II Kategori Pemerintah Daerah dengan Dukungan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tertinggi untuk Pemkab Bojonegoro.

Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam pembukaan Expo Konstruksi Jatim 2026 di Surabaya, Selasa (9/6/2026) kemarin.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Dardak menyampaikan, penghargaan dimaksud merupakan apresiasi Pemprov Jatim atas konsistensi dan komitmen Pemkab Bojonegoro dalam menggencarkan berbagai program kerakyatan.

‘’Khususnya, program perbaikan (rehabilitasi, red) RTLH melalui APBD,’’ ujar Wagub Jatim akrab disapa Emil tersebut, Selasa (9/6/2026).

Sementara itu, Bupati Wahono menyampaikan, penghargaan dari Pemprov Jatim tersebut bukti nyata keseriusan Pemkab Bojonegoro dalam mendukung pengentasan kemiskinan melalui sektor permukiman.

‘’Melalui program rehabilitasi RTLH, Pemkab Bojonegoro berupaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih layak, sehat, dan aman ditempati,’’ tuturnya, Selasa (9/6/2026).

Ke depan, lanjut Bupati Wahono, Pemkab Bojonegoro berkomitmen mempertahankan sekaligus meningkatkan tata kelola penganggaran daerah. Sehingga, program rehabilitasi RTLH dapat berjalan semakin masif dan tepat sasaran.

‘’Menjangkau lebih banyak masyarakat Bojonegoro yang membutuhkan hunian layak,’’ pungkas putra Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo tersebut.

Terpisah, Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro Anang Prasetyo Adi mengatakan, Pemkab Bojonegoro memang gencar ihwal rehabilitasi RTLH. Setiap tahun, ada.

Pada 2025 kemarin, kata Anang sapaannya, Pemkab Bojonegoro melalui DPKPCK Bojonegoro telah merehabilitasi 746 RTLH. Tersebar di 28 kecamatan. Anggarannya sekitar Rp 23,6 miliar bersumber dari APBD.

Baca Juga :  Sedekah Bumi: Lestari Budaya, Modal Wisata Desa

‘’Tahun ini, ada 826 unit RTLH yang direhabilitasi. Juga di 28 kecamatan. Anggarannya sekitar Rp 34,6 miliar, dari APBD,’’ ungkapnya kepada Bojonegoro Raya, Rabu (10/6/2026) siang.

Saat ini, rehabilitasi 826 unit RTLH tersebut sedang proses. Anang berharap, prosesnya lancar hingga akhir. Sehingga, RTLH yang selama ini ditempati para penerima, bisa menjadi lebih layak. Meningkatkan kualitas hidup mereka. (sab/kza)

error: Content is protected !!