BOJONEGORORAYA — Proyek Pembangunan Pasar Kota Bojonegoro dengan pagu anggaran Rp 79,9 miliar, bakal dikerjakan PT Tiara Multi Teknik.
Perusahaan asal Surabaya itu pemenang dalam tender ulang. Hanya bersaing dengan satu penawar lain, yakni PT Reka Esti Utama, asal Semarang.
Nilai penawaran PT Tiara Multi Teknik sebesar Rp 78 miliar. Sedangkan, nilai penawaran PT Reka Esti Utama sebesar Rp 76,4 miliar.
Kendati mengajukan nilai penawaran lebih rendah, PT Reka Esti Utama tidak menang karena persoalan dokumen jaminan penawaran.
Sampai batas akhir penawaran, perusahaan itu tidak menyampaikan dokumen jaminan penawaran asli. Baik berupa hardcopy maupun softcopy.
Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro Anang Prasetyo Adi membenarkan itu.
Dia meneruskan, PT Tiara Multi Teknik akan menandatangani kontrak pengerjaan Pembangunan Pasar Kota Bojonegoro pada pengujung bulan ini.
‘’30 Juni,’’ ujarnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Jumat (26/6/2026) pagi.
Seiring itu, DPRPCK Bojonegoro kini menggulirkan tender ulang mencari penggarap Manajemen Konstruksi (MK) Pembangunan Pasar Kota Bojonegoro.
Di laman SPSE Inaproc Bojonegoro, tender mencari perusahaan konsultan itu senilai Rp 1,8 miliar. Lebih rendah dari tender pertamanya, Rp 2 miliar.
Terkini, tender ulang MK Pembangunan Pasar Kota Bojonegoro tersebut memasuki babak awal. Masih pengumuman prakualifikasi.
Terpisah, Kepala DPKPCK Bojonegoro Satito Hadi mengungkap, pengerjaan konstruksi Pembangunan Pasar Kota Bojonegoro akan dimulai bulan depan.
‘’Minggu kedua Juli,’’ tuturnya kepada Bojonegoro Raya, Jumat (26/6/2026) siang.
Sementara, berkenaan akan dimulainya pengerjaan konstruksi, para pedagang Pasar Kota Bojonegoro akan direlokasi sementara ke Pasar Wisata Bojonegoro.
Plt. Kepala DisdagkopUM Bojonegoro Achmadi menyebut, sedikitnya ada 396 pedagang Pasar Kota Bojonegoro yang siap direlokasi. (sab/kza)

