Resmi Beroperasi, Puskesmas Tanjungharjo Layani Rawat Inap

BARU: Masyarakat seusai mengakses layanan kesehatan di Puskesmas Tanjungharjo, Selasa (30/6/2026) siang. (Foto: Bag. Prokopim Setda Bojonegoro)

BOJONEGORORAYA — Setelah selesai dibangun akhir 2024 dan mengalami kendala operasi sepanjang 2025, Puskesmas Tanjungharjo baru, kini resmi beroperasi.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah meresmikan puskesmas megah di tengah persawahan itu Selasa, (30/6/2026) kemarin.

Dalam sambutannya, Bupati Wahono bersyukur Puskesmas Tanjungharjo baru sudah resmi bisa beroperasi. Tentu, bisa melayani kesehatan masyarakat dengan lebih optimal.

Dia berharap, Dinkes Bojonegoro dan para terkait meningkatkan pelayanan dan kenyamanan puskesmas anyar itu. Juga fasilitas pendukungnya. Misal, ruang terbuka hijaunya.

‘’Sehingga (Puskesmas Tanjungharjo baru, red) menjadi lebih asri dan pelayanannya semakin baik,” tuturnya. 

Kepala Dinkes Bojonegoro Ninik Susmiati juga bersyukur puskesmas baru di tepi Jalan Desa Tanjungharjo—Kedaton itu resmi beroperasi. Mulai melayani masyarakat per Selasa (30/6/2026).

Pejabat perempuan akrab disapa Ninik ini menjelaskan, Puskesmas Tanjungharjo baru berdiri di atas lahan seluas 7.159 m² turut Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas. Luas bangunannya 1.255 m².

‘’Puskesmas Tanjungharjo baru ini, bisa melayani rawat inap. Ada 11 tempat tidur. 3 tempat tidur untuk nifas,’’ ungkapnya.

Puskesmas Tanjungharjo lama di Jalan Desa Tanjungharjo—Bangilan, tidak menyediakan rawat inap seperti itu. Hanya melayani rawat jalan dan persalinan 24 jam.

Dengan adanya rawat inap di Puskesmas Tanjungharjo baru, kata Ninik, pelayanan kesehatan masyarakat bisa lebih optimal. Observasi dan pengobatan bisa lebih intensif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, eks Direktur RSUD Padangan ini menerangkan, Puskesmas Tanjungharjo baru memiliki beragam layanan kesehatan masyarakat. Tersebar di lima klaster.

Klaster satu ruang manajemen. Klaster dua layanan kesehatan ibu dan anak, klaster tiga orang dewasa dan lansia, klaster empat penanggulangan penyakit menular dan kesehatan lingkungan.

Baca Juga :  Setyo Wahono Kunjungi Gondang, Komitmen Beri Solusi Banjir Bandang

‘’Klaster lima untuk manajemen lintas klaster, layanan UGD, poli gigi, farmasi, gizi, dan laboratorium,’’ imbuhnya.

Total, ungkap Ninik ada 44 tenaga kesehatan dan administrasi di Puskesmas Tanjungharjo baru. Siap melayani masyarakat dan menyukseskan ragam program kesehatan nasional. (sab/kza)

error: Content is protected !!