Pertamina EP Cepu Zona 11 dan 12 Bersiap Menyokong Gayatri, Bagikan 9.450 Ayam Petelur

PEMBERDAYAAN: Salah satu peternakan ayam petelur di sekitar Lapangan Gas JTB. PPM Pertamina EP Cepu Zona 12. Sejak 2018. Mirip program Gayatri. (Foto: Istimewa)

BOJONEGORORAYA — Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 11 dan 12 sedang “pasang kuda-kuda”. Bersiap menyokong program Pemkab Bojonegoro, yakni Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (Gayatri).

Operator Lapangan Minyak Sukowati dan Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB) itu bakal mendukung program Gayatri melalui skema Program Pengembangan Masyarakat (PPM).

Proyeksinya, PEPC Zona 11 dan 12 akan menyediakan 9.450 ekor ayam petelur. Dibagi ke 175 keluarga penerima manfaat di 13 desa sekitar Lapangan Minyak Sukowati dan Lapangan Gas JTB.

Hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi PEPC Zona 11 dan 12 dengan Pemkab Bojonegoro, Kamis (22/5/2025) lalu. Menyelaraskan program Gayatri dengan PPM besutan PEPC Zona 11 dan 12.

KOLABORASI: Jajaran managemen Pertamina EP Cepu Zona 11 dan 12 bersama Kepala Bappeda Bojonegoro Achmad Gunawan Ferdiansyah (depan tengah), usai rapat koordinasi, Kamis (22/5/2025). (Foto: Istimewa)

Dalam kesempatan itu, PEPC Zona 12 juga memaparkan PPM-nya yang serupa program Gayatri. Yakni, PPM peternakan ayam petelur yang sudah berjalan sejak 2018–tujuh tahun silam.

Head of Communication Relation & CID PEPC Zona 12 Muliawaty mengatakan, andil pihaknya di program Gayatri ini demi mendukung terwujudnya visi-misi dan program Pemkab Bojonegoro.

Program Gayatri yang digadang Pemkab Bojonegoro jadi solusi menurunkan angka kemiskinan dan stunting di Bojonegoro, kata Muliawaty, juga sejalan dengan visi-misi pihaknya.

“Ini refleksi kepedulian sosial kita terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Terutama, keluarga-keluarga ekonomi rentan di desa-desa,” terangnya, Kamis (22/5/2025).

Dia menyadari, akan ada tantangan dalam menjalankan program Gayatri. Berbagai tantangan bahkan risiko yang akan muncul itu, perlu sinergi yang efektif dan efisien dari seluruh pihak.

Dalam kesempatan sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro Achmad Gunawan Ferdiansyah yang mewakili Pemkab Bojonegoro, mengemukakan hal serupa.

“Pemkab Bojonegoro butuh kolaborasi kuat antarpihak agar program Gayatri berjalan sesuai rencana. Salah satunya, dari perusahaan semacam ini,” tuturnya.

Baca Juga :  PLN UP3 Bojonegoro dan Kodim 0813 Memperkuat Sinergi untuk Melayani

Sonder kolaborasi kuat dimaksud, program Gayatri akan berjalan tertatih. Sebab, program Gayatri ini populis. Menyasar khalayak banyak dan luas. Bisa keteteran jika sendirian.

“Untuk mendapatkan hasil sesuai harapan, penting bagi kita untuk menjalankan peran masing-masing dengan baik dan terpadu,” tandasnya. (sab/kza)

error: Content is protected !!