BOJONEGORORAYA – Perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan penelitian. Namun, kampus harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, dunia industri, dan pembangunan ekonomi.
Pesan tersebut menguat dalam Seminar Internasional bertema Impactful University: Driving Sustainable Economic Development Through Innovation, Entrepreneurship, and Community Empowerment.
Seminar internasional digelar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Cendekia Bojonegoro, pada Kamis (21/5/2026) cukup berkesan. Menghadirkan narasumber akademisi internasional berpengalaman.
Yakni Prof. Dr. Selamah Maamor dari Malaysia. Serta, Dr. Zaki Ahmad dari India. Kolaborasi antarakademisi internasional. Memberi penyemangat untuk kemajuan daerah.
Ketua STIE Cendekia Bojonegoro Nurul Mazidah dalam sambutannya mengatakan, bahwa perguruan tinggi saat ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan penelitian.
Sebaliknya, akademisi kampus juga harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi berkelanjutan. Melahirkan inovasi dan kolaborasi lintas negara.
‘’Melalui seminar internasional ini, kami berharap civitas akademika mampu memperluas wawasan global. Meningkatkan jejaring internasional,’’ tuturnya dengan semangat.
‘’Perguruan tinggi melahirkan berbagai inovasi berdampak langsung bagi masyarakat. Kampus harus hadir sebagai solusi atas tantangan ekonomi dan sosial di era modern,” lanjut Nurul.
Perempuan belum lama meraih gelar doktor ekonomi syariah ini mengatakan, seminar internasional ini menjadi momentum penting memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat inovasi, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Seminar berlangsung daring dan luring di STIE Cendekia. Secara daring melalui zoom meeting.
Hadirkan Akademisi dari Malaysia dan India
Sementara itu, Prof. Dr. Selamah Maamor menekankan pentingnya penguatan inovasi dan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha. Kolaborasi ini untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.
Dr. Zaki Ahmad menambahkan, bahwa peran kewirausahaan dan pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi utama menciptakan pertumbuhan ekonomi inklusif. Terutama berdaya saing global.
Kehadiran kedua pembicara memberikan wawasan global terkait transformasi perguruan tinggi. Serta, mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia industri.
Seminar internasional berkesan ini ada dosen, mahasiswa, praktisi. Serta, berbagai peserta dari sejumlah institusi pendidikan dan stakeholder terkait.
Diskusi berlangsung interaktif. Antusiasme peserta membahas strategi perguruan tinggi menghadapi tantangan globalisasi dan transformasi digital.
STIE Cendekia Bojonegoro berharap seminar internasional ini memperkuat reputasi sebagai perguruan tinggi adaptif, inovatif, dan berorientasi pengembangan masyarakat.
Seminar internasional sekaligus menjadi langkah nyata kampus dalam mendukung terciptanya sumber daya manusia (SDM) unggul. Serta, mampu berkontribusi pembangunan ekonomi berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional. (kza)

