Warga Ngraho Penerima Program Gayatri Dapat Pelatihan dari Dinperinaker Bojonegoro

03/07/2025
TERLATIH: Para penerima program Gayatri saat mengikuti pelatihan dari Dinperinaker Bojonegoro beberapa hari lalu. (Foto: Istimewa)

BOJONEGORORAYA — Ismail Ahmad tersenyum dan menunjukkan gestur paham ketika mengikuti pelatihan program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (Gayatri), baru-baru ini.

Pelatihan tersebut diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Bojonegoro, bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Ngraho dan beberapa pemdes setempat.

Ismail Ahmad, Warga Desa Klempun, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro penerima program Gayatri itu pun optimistis bisa memanfaatkan program Gayatri dengan maksimal berkat pelatihan tersebut.

‘’Pelatihan ini bermanfaat. Saya jadi lebih paham cara beternak dan bisa mulai usaha kecil dari rumah,” tutur Ismail Ahmad dengan nada yakin.

Hal sama disampaikan Muslikah, warga Desa Sumberarum, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro yang juga menjadi penerima program Gayatri dan mengikuti pelatihan atas program Gayatri.

“Pelatihan ini bisa membuat para ibu rumah tangga lebih berperan dalam membantu ekonomi keluarga melalui program Gayatri” imbuh Muslikah.

Kepala Dinperinaker Bojonegoro Amir Syahid menegaskan, pelatihan diikuti puluhan penerima program Gayatri di Kecamatan Ngraho tersebut bukan sekadar seremonial.

“Melainkan sebuah akademi mini yang komprehensif,” ujarnya.

Via pelatihan bertajuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat melalui Pelatihan Budidaya Ternak Ayam Petelur dan Pengolahan Hasil Telur Skala Rumah Tangga itu, peserta mendalami empat hal.

Pertama, manajemen kandang dan pemeliharaan. Kedua, manajemen pakan dan nutrisi. Ketiga, kesehatan ternak. Keempat, inovasi produk: mengolah telur menjadi produk bernilai tambah.

Camat Ngraho Yudisthira Ardhi Nugraha mengapresiasi pelatihan diselenggarakan Dinperinaker Bojonegoro selama lima hari, bekerja sama dengan pihaknya dan beberapa pemdes di Kecamatan Ngraho itu.

“Kami berharap peserta bisa memanfaatkan ilmu yang diberikan. Agar, dapat mandiri secara ekonomi,” tuturnya.

Diketahui, program Gayatri yang diinisiasi Pemkab Bojonegoro merupakan sebuah model pemberdayaan ekonomi komprehensif. Menyentuh akar persoalan kemiskinan.

Baca Juga :  Bojonegoro Akurasi Data Kemiskinan, Pasang Stiker Keluarga Miskin

Inisiatif itu bagian dari program prioritas Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang dieksekusi secara sinergis. Dinperinaker Bojonegoro bertanggung jawab menyelenggarakan pelatihan intensif.

Sementara, pemdes lokus penerima program Gayatri memberikan dukungan krusial melalui alokasi dana dari APBDes untuk dukungan paket usaha kepada para penerima program Gayatri.

Adapun, dalam program Gayatri, setiap penerima mendapat 54 ekor ayam petelur siap produksi, kandang yang memadai, stok pakan dua bulan pertama, vaksin, vitamin, dan obat-obatan. (sab/kza)

error: Content is protected !!