Migas Habis bukan Hambatan Geopark Bojonegoro untuk Meraih UGGp

18/01/2026
BERI ARAHAN: Ibrahim Komoo saat memberikan sambutan ketika berkunjung di Kayangan Api, Sabtu (17/1/2026) malam. (Foto: Dwi Nurdiantoro/Bojonegoro Raya)

BOJONEGORORAYA – Geopark Bojonegoro berbasis minyak dan gas (migas), telah menjadi ciri khas. Paling beda dengan geopark di daerah lainnya di Indonesia, bahkan dunia.

Suatu saat, migas akan habis ditambang. Namun, itu bukan hambatan bagi Geopark Bojonegoro. Terutama, dalam meraih maupun mempertahankan status UNESCO Global Geopark (UGGp).

Informasi melegakan tersebut disampaikan oleh Vice President Global Geopark Network Ibrahim Komoo saat melawat ke Kayangan Api, Sabtu (17/1/2026) malam.

Profesor geologi juga bergelar Emeritus Dato’ itu menegaskan, migas yang akan habis tidak akan menghambat Geopark Bojonegoro untuk meraih atau mempertahankan status UGGp.

‘’Karena, di dalam menilai warisan geologi dunia, yang diperhatikan adalah evolusi geologinya,’’ ujar geolog asal Malaysia itu.

Pria berdarah Malayu itu meneruskan, publikasi tentang Geopark Bojonegoro dari penerbit akademik juga menentukan. Harus diperbanyak. Bisa menjadi penyokong.

Lebih lanjut, asessor UNESCO untuk wilayah Asia Pasifik itu mengakui, Geopark Bojonegoro merupakan satu-satunya geopark bertema migas yang pertama kali diusulkan ke UNESCO.

Di Malaysia, kata dia, sebetulnya ada geopark bertema migas. Namun, sampai saat ini belum diusulkan ke UNESCO, sebagai upaya meraih status UGGp–seperti Geopark Bojonegoro.

Sementara itu, General Manager Geopark Bojonegoro Kusnandaka Tjatur menyampaikan terima kasih atas lawatan dan berbagai arahan Ibrahim Komoo untuk Geopark Bojonegoro.

‘’Memang, masukan-masukan seperti itu yang kami butuhkan untuk Geopark Bojonegoro,’’ tuturnya.

Kusnandaka sapaannya mengenang, Geopark Bojonegoro dirintis sejak 2017 silam. Namun, signifikansinya sempat melemah karena suksesi bupati hingga bencana pandemi.

‘’Sejak 2023, Geopark Bojonegoro menguat lagi hingga saat ini,’’ terang Asisten Daerah Setda Bojonegoro itu. (man/sab)

Baca Juga :  Geopark Talk, Edukasi Milenial dan Generasi Z tentang Geopark Bojonegoro
error: Content is protected !!