Stasiun Bojonegoro Diinspeksi, Pastikan Kelancaran Operasi Jelang Lebaran

06/03/2026
INSPEKSI: Daniel Johannes Hutabarat saat memberi arahan kepada para petugas di Stasiun Bojonegoro, Kamis (5/3/2026). (Foto: Dok. KAI Daop 8 Surabaya)

BOJONEGORORAYA — Manajemen Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melakukan inspeksi di Stasiun Bojonegoro.

Kegiatan pada Kamis (5/3/2026) itu dipimpin langsung oleh Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya Daniel Johannes Hutabarat.

Dalam inspeksi, dia dan jajaran meninjau kelaikan kondisi rel, wesel, sistem persinyalan, serta berbagai aset KAI di Stasiun Bojonegoro.

Fasilitas pelayanan pelanggan, bangunan stasiun, serta ruang PPKA juga ditinjau. Memastikan seluruh fungsinya berjalan sesuai standar.

‘’Inspeksi ini upaya memastikan perjalanan KA tetap selamat, aman, nyaman. Khususnya di masa Angkutan Lebaran 2026,” ujarnya.

Selain melakukan pemeriksaan fisik sarana dan prasarana, manajemen KAI Daop 8 Surabaya  juga berdialog dengan para petugas di lapangan.

Mereka menyerap masukan, memberikan arahan, serta memastikan setiap potensi resiko di Stasiun Bojonegoro dapat lekas ditindaklanjuti.

Sementara, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengemukakan, sampai Kamis (5/3/2026), 11.618 tiket KA sudah terjual.

‘’Khusus keberangkatan dari Stasiun Bojonegoro. Periode 11 Maret 2026–1 April 2026,’’ jelas pria akrab disapa Mahendro tersebut.

Dia memperkirakan, penjualan tiket KA keberangkatan Stasiun Bojonegoro dengan tujuan berbagai kota itu masih akan terus meningkat.

Mahendro juga memperkirakan, Stasiun Bojonegoro akan melayani 26.204 pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 2026.

‘’Terdiri dari 11.618 pelanggan naik dan 14.586 pelanggan turun,’’ pungkasnya. (sab/kza)

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sidak PT Sata Tec Indonesia
error: Content is protected !!