DPRD Bojonegoro Desak Bulog dan Satgas Pangan Turun Lapangan

MANUAL: Petani dan tentara di Bojonegoro saat menggiling padi hasil panen, beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

BOJONEGORORAYA — Masih adanya gabah kering panen (GKP) dibeli di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp 6.500 per kg, sampai ke telinga DPRD Bojonegoro.

Merespons itu, Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Sigit Kusharyanto mendesak Bulog Bojonegoro segera turun ke lapangan. Beli GKP langsung dari petani. Jangan sampai didahului tengkulak.

‘’Kalau pembelinya tengkulak, pasti petani yang kalah,’’ ujarnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Rabu (11/3/2025) sore.

Jika Bulog hadir sebagai pembeli sebagaimana kewajiban yang diamanahkan Presiden Prabowo Subianto, harga GKP pasti sesuai HPP. Karena, pembelinya BUMN.

‘’Satgas Pangan Bojonegoro juga harus segera memantau lapangan. Negara harus hadir,’’ tegasnya.

Diketahui, Satgas Pangan Bojonegoro terdiri dari unsur Forkopimda dan Bulog Bojonegoro. Ketuanya Komandan Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Terpisah, Humas Bulog Bojonegoro Agung Bowo Setiaji mengatakan, pihaknya masih aktif menyerap GKP dari petani di Bojonegoro. Ada dua skema penyerapan hasil panen petani tersebut.

Pertama, petani bisa mengirim GKP-nya ke gudang Bulog Bojonegoro. Kedua, Bulog Bojonegoro melakukan jemput bola. Langsung datang ke lapangan untuk membeli GKP petani.

‘’Dua pola (skema, red) itu berlaku dua-duanya,’’ jelasnya kepada Bojonegoro Raya, Rabu (11/3/2026) sore.

Pria akrab disapa Aji itu meneruskan, per Rabu (10/3/2026) kemarin, Bulog Bojonegoro telah menyerap GKP sebanyak 32.000 ton dari petani Bojonegoro, Tuban, Lamongan.

‘’Itu tiga wilayah kerja kami. Untuk wilayah Bojonegoro saja, GKP sudah terserap 17.000 ton,’’ pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, masih ada GKP di Bojonegoro dibeli di bawah HPP. Dialami petani di Kecamatan Sumberrejo dan Kecamatan Gayam. Berita selengkapnya klik di sini. (man/sab/kza)

Baca Juga :  Siswa SDIT Insan Permata Kerasan Belajar Ragam Geopark di PIG Bojonegoro
error: Content is protected !!