Angkutan Pelajar Gratis Bojonegoro Beroperasi Usai Lebaran, Rencanakan Tiga Rute Baru

DINANTI: Dua armada Angkutan Pelajar Gratis saat dirilis di Pendapa Malawapati, awal 2025 lalu. (Foto: Pemkab Bojonegoro)

BOJONEGORORAYA — Para pelajar maupun wali murid di Bojonegoro diharap bersabar menanti operasional Angkutan Pelajar Gratis. Tidak lama lagi, angkutan itu akan mengaspal kembali.

Saat ini, program Pemkab Bojonegoro digulirkan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro tersebut sedang dimatangkan. Dituntaskan aneka administrasinya.

Hal itu diutarakan Kepala Dishub Bojonegoro Welly Fitrama. Dia memastikan, program Angkutan Pelajar Gratis sedang diproses. Akan beroperasi lagi akhir Maret atau awal April 2026.

‘’Setelah Lebaran 2026,’’ ujarnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Rabu (18/2/2026) siang.

Dia meneruskan, skema realisasi Angkutan Pelajar Gratis tahun ini serupa tahun sebelumnya. Berbasis kerja sama dengan pihak sekolah dan organisasi angkutan darat (organda).

‘’Jumlah angkutan yang akan beroperasi disiapkan 107 unit. Seperti tahun sebelumnya juga,’’ imbuhnya.

Yang berbeda, lanjut pejabat akrab disapa Welly tersebut, direncanakan ada tambahan tiga rute baru dalam realisasi Angkutan Pelajar Gratis tahun ini. Dua di wilayah timur. Satu di wilayah barat.

‘’Yang timur mencakup wilayah Kecamatan Kanor dan Balen. Sementara barat, Kecamatan Ngraho,’’ ungkapnya.

Terkini, alumus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu menjelasakan, tiga rute baru direncanakan tersebut sedang tahap kajian lapangan. Dibahas bersama para pihak terkait.

‘’Salah satunya Dinas Pendidikan Bojonegoro,’’ ungkap mantan Kepala Disbudpar Bojonegoro itu.

Lebih lanjut, Welly berharap para pihak mendukung program Angkutan Pelajar Gratis. Program itu bergulir untuk keselamatan dan keamanan generasi muda dalam menempuh pendidikan.

Dengan angkutan massal yang aman, layak, dan gratis, tegas Welly, para pelajar Bojonegoro akan terjaga dari resiko kecelakaan fatal di jalan—selama pulang-pergi ke sekolah.

‘’Beban wali murid juga berkurang. Tidak lagi memberi uang transport (pulang-pergi ke sekolah, red),’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Data Warga Miskin Bojonegoro Bakal Dipampang di Balai Desa

Diketahui, program Angkutan Pelajar Gratis Bojonegoro mulai bergulir akhir 2024 lalu. Statusnya trial. Didanai sejumlah korporasi via program corporate social responsibility (CSR).

Awal 2025, Angkutan Pelajar Gratis beroperasi secara resmi. Didanai APBD Bojonegoro senilai kurang lebih Rp 7,4 miliar. Total, ada 107 unit armada beroperasi. Melayani tujuh rute.

Selama beroperasi pada 2025, program Angkutan Pelajar Gratis itu melayani sedikitnya 4.903 pelajar saban hari aktif sekolah. Mereka pelajar dari 88 lembaga pendidikan se-Bojonegoro. (sab/kza)

error: Content is protected !!