BOJONEGORORAYA — Masyarakat Bojonegoro seyogyanya dapat bernapas lega dalam merayakan Iduladha atau hari raya kurban 2025, Jumat (6/6/2025) besok.
Itu karena, Iduladha kali ini tidak dibayangi oleh adanya hewan kurban yang terjangkit Penyakit Mulut Kuku (PMK)–sebagaimana beberapa tahun terakhir.
Kabid Kesehatan Hewan, Pengolahan, dan Pemasaran Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro Lutfi Nurrahman membenarkan hal itu.
“Tidak ada kasus PMK lagi sejak pertengahan Mei 2025 lalu,” ujarnya, Rabu (4/6/2025).
Kondisi dimaksud, kata Lutfi, berdasarkan pemantauan dan pemeriksaan rutin atas hewan kurban di Bojonegoro–termasuk yang masuk ke Bojonegoro.
“Jelang Iduladha ini, kami juga memeriksa hewan kurban yang diperdagangkan di lapak-lapak,” imbuhnya.
Semata-mata, tandas Lutfi, untuk memastikan hewan kurban di Bojonegoro betul-betul berkondisi baik dan layak. Bebas dari ragam penyakit.
Lebih lanjut, pejabat bergelar dokter hewan itu mengatakan, di Bojonegoro tersedia 62.376 hewan kurban yang siap disembelih pada Iduladha 2025.
“Rinciannya, sapi 18.400 ekor, kambing 19.635 ekor, dan domba 24.341 ekor,” ungkapnya
Dengan jumlah itu, kebutuhan hewan kurban di Bojonegoro bisa dipenuhi para peternak lokal Bojonegoro. Tidak perlu ‘impor’ dari daerah lain. (sab/kza)


