Enam Desa di Kecamatan Sekar Dikonsep Agrowisata Pertanian Terpadu, Durian dan Bawang Merah

Foto: Ilustrasi AI Gemini/ Bojonegoro Raya.

BOJONEGORORAYA – Enam desa di Kecamatan Sekar, Bojonegoro, dikonsep menjadi kawasan perdesaan agrowisata pertanian terpadu. Konsepnya kawasan pertanian buah durian, kelengkeng, dan bawang merah. Itikad membangun kawasan.

Meliputi Desa Klino, Sekar, Bobol, Deling, Miyono, dan Bareng. Enam desa ini berada di kawasan selatan Bojonegoro. Berbatasan dengan Kabupaten Nganjuk dan Madiun.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono telah meneken peraturan bupati (perbup). Regulasi ini masih anyar. Perbup Nomor 3 Tahun 2026 ini tentang Rencana Pembangunan Perdesaan Agrowisata Pertanian Terpadu Kecamatan Sekar, diteken Januari lalu.

’Existing-nya durian. Kelengkeng, alpokat, dan Nangka. Juga, bawang merah dan porang,’’ tutur Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro Edi Susanto.

PERBUKITAN: Tugu Kecamatan Sekar, berada di persimpangan dan perbukitan. Kecamatan Sekar ini memiliki karakteristik permukiman di daratan tinggi. Banyak hutan dan tegalan. (Foto: Lukman Hakim/ Bojonegoro Raya).

Berdasar aplikasi Google Maps, jarak pusat perkotaan Bojonegoro dengan Kecamatan Sekar cukup jauh. Sekitar 43,9 kilometer. Atau, berkendara motor butuh waktu sekitar 1 jam, 14 menit.

Kecamatan Sekar memiliki luas wilayah 130,24 kilometer persegi. Sebagian besar wilayah ini hutan negara. Persawahan dan tegalan. Kawasan ini kebanyakan perbukitan.

Sekar Kawasan Perbukitan dan Hutan

Selain perbukitan, Kecamatan Sekar, juga menjadi jujugan masyarakat untuk berwisata. Terdapat ragam destinasi. Salah satunya, wisata Atas Angin. Juga, berada di lereng Gunung Pandan. Gunung tertinggi di Bojonegoro.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro Zaenal Fanani mengatakan, di Kecamatan Sekar sudah mulai bertanam durian dan kelengkeng. Serta, pertanian porang dan bawang merah.

Selama ini, Kecamatan Sekar merupakan kawasan di Bojonegoro, yang terdapat pohon durian. Bahkan, pemerintah desa setempat, semakin banyak nandur pohon durian dan alpukat.

Sementara itu, lereng perbukitan, warga setempat bertani bawang merah. Komoditas bumbu ini mulai tersebar di kecamatan ujung selatan Bumi Rajekwesi tersebut.

Porang, juga menjadi perkebunan yang berhimpitan di antara pohon-pohon perbukitan. Porang tumbuh bersemayam di antara pohon jati. Komoditas ini menjadi andalan di kawasan hutan Kecamatan Sekar. (kza)

Baca Juga :  Bojonegoro Masih Marak Pernikahan Anak, Malam Sanga Jadi Momentum
error: Content is protected !!