BOJONEGORORAYA – Hujan disertai angin kencang yang berlangsung di Bojonegoro pada Senin (29/9/2025) sore, membawa petaka.
Sedikitnya, 39 rumah rusak akibat hujan disertai angin kencang itu. Sejumlah toko atau warung juga porak-poranda. Semuanya di Desa Campurejo, perkotaan Bojonegoro.
Kepala Seksi (Kasi) Kegawatdaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Agus Purnomo membenarkan itu.
Dia menerangkan, kerusakan dialami puluhan bangunan akibat hujan disertai angin kencang tersebut kategorinya beragam. Ringan, sedang, berat.
‘’Kerusakan rata-rata di bagian atap,’’ ujarnya kepada awak media, Senin (29/9/2025) sore.
Agus menyebut, tidak ada korban jiwa atau luka akibat bencana yang mengagetkan tersebut. Sedang, total kerugian materiil masih dalam penghitungan.
Kini, lanjut Agus, tim gabungan dari BPBD Jawa Timur, BPBD Bojonegoro, polisi, TNI, dan Satpol PP Bojonegoro sedang melakukan penanganan.
Terpisah, Kepala Desa Campurejo Edi Sampurno mengemukakan, puluhan rumah warganya yang rusak itu berada di satu dusun.
“Semuanya di Dusun Pohagung,’’ ungkapnya kepada awak media, Selasa (30/9/2025) pagi.
Kini, Pemdes Campurejo juga terlibat dalam menangani kerusakan puluhan rumah akibat hujan disertai angin kencang tersebut.
‘’Kami berharap, hal (petaka, red) ini terjadi lagi,’’ imbuh Edi Sampurno. (sab/kza)


