BOJONEGORORAYA — Komisi Informasi (KI) Jawa Timur (Jatim) medhayoh ke Bojonegoro, Sabtu (29/11/2025). Melangsungkan aneka agenda.
Dua di antaranya, menggelar sarasehan dan awarding keterbukaan informasi publik (KIP). Sarasehan KIP dihelat sepanjang Sabtu (29/11/2025) pagi–siang.
Sarasehan itu bertempat di Ruang Angling Dharma, Kompleks Pemkab Bojonegoro. Dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah dan jajaran.
Kepala dinas kominfo dari kabupaten/kota se-Jatim, perwakilan BUMD, NGO, kepala desa, insan media, dan tamu undangan lainnya, hadir pula.
Dalam sarasehan dimaksud, para narasumber menyampaikan banyak hal. Di antaranya, betapa penting KIP dipatuhi instansi pemerintah/negara.
Para hadirin juga aktif menyampaikan pertanyaan serta unek-unek soal KIP. Sarasehan KIP itu pun jadi ajang interaktif nan dialektis.
Dalam sambutan, Wabup Bojonegoro Nurul Azizah berterima kasih kepada KI Jatim dan semua pihak yang terlibat dalam Sarasehan KIP itu.
“Sarasehan ini biasanya di Surabaya. Baru pertama ini di luar kota. Yakni, di Bojonegoro,” ujarnya.
Wabup Nurul Azizah menyebut, pihaknya betul berterima kasih kepada KI Jatim itu. Sudah memilih Bojonegoro sebagai tuan tumah acara besar tingkat Jatim.
“Acara ini memberi nilai lebih. Memacu semangat kami untuk terus memperkuat KIP,” imbuhnya.

Direktur Informasi Publik Kementerian Komdigi Sodiq Gunaryo menyatakan, Pemkab Bojonegoro terpantau baik soal kepatuhan terhadap KIP.
Salah satu buktinya, tahun ini Pemkab Bojonegoro meraih nilai bagus dalam penilaian KIP yang dilakukan KI Jatim.
“Nilainya A. Informatif seratus persen. Sebelumnya C. Jadi, ada lompatan signifikan,” ungkapnya.
Ketua Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi KI Jatim Nur Aminuddin mengemukakan hal senada. Pemkab Bojonegoro berhasil berbenah.
“Capaian nilai A itu hasil kerja nyata. Bukan karena kedekatan atau faktor nonteknis,” tuturnya.
Sebab, penilaian KIP sangat ketat dan panjang. Mulai dari self assessment questionnaire, verifikasi faktual, hingga wawancara.
Lebih lanjut, Nur Aminudin berharap, Pemkab Bojonegoro dapat istikamah dalam meningkatkan kepatuhan dan kualitas KIP.
Agenda Medhayoh dan Sapa Bupati yang selama ini rutin diselenggarakan Pemkab Bojonegoro, bisa jadi ukuran kualitas KIP dimaksud.
“Di situ ada transparansi, partisipasi, dan komunikasi dua arah antara pemerintah dengan masyarakat. Itu esensi KIP,” jelasnya.
Sabtu (29/11/2025) malam, KI Jatim lanjut ke acara kedua. Yakni, awarding. Acara itu digelar cukup gegap gempita di Hotel Aston Bojonegoro.
Pemerintah kabupatan/kota di Jatim meraih penilaian KIP terbaik, dapat penghargaan dalam acara itu. Salah satunya, Bojonegoro. (sab/kza)


