BOJONEGORORAYA — Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Lohjinawe menegaskan diri sebagai koperasi yang sehat. Istiqamah tumbuh dan berkembang. Terus berkelanjutan.
Salah satu buktinya, KSP dirintis di Rembang, Jawa Tengah sejak 1997 itu menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Tahun Buku 2025, Sabtu (11/4/2026) siang.
RAT KSP memiliki 34.000 anggota, satu kantor pusat, dan 34 kantor cabang di Jawa Tengah–Jawa Timur tersebut bertempat di Gedung Islamic Center Bojonegoro.
Ratusan perwakilan anggota dan segenap pengurus serta pengawas KSP Lohjinawe hadir. Perwakilan dari lembaga atau organisasi terkait, diundang hadir pula.
Di antaranya, dari Kementerian Koperasi (Kemenkop), DiskopUKM Jawa Timur, DiskopUKM Jawa Tengah, serta DisdagkopUM dan Dekopinda Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Ketua KSP Lohjinawe Hj Kustiah menyampaikan terima kasih dan bangga kepada seluruh anggota KSP Lohjinawe.
Selama ini, seluruh anggota telah gugur gunung mengembangkan KSP Lohjinawe. Bersinergi dengan semangat persaudaraan dan kekeluargaan.
Hj Kustiah juga berterima kasih kepada Pemprov Jawa Timur dan Jawa Tengah atas dukungan serta pembinaan untuk KSP Lohjinawe selama ini.
‘’Semua itu menjadi motivasi kami untuk terus berkembang dan memberi manfaat nyata untuk anggota,’’ tuturnya.
Dia melanjutkan, para anggota diharap tidak memaknai KSP Lohjinawe sebagai sekadar koperasi. Maknanya harus lebih dari pada itu.
‘’Koperasi ini rumah bersama. Tempat harapan dititipkan dan kesejahteraan diperjuangkan,’’ terangnya.
Hj Kustiah mengajak para anggota terus gotong royong. KSP Lohjinawe tidak boleh hanya tumbuh dalam angka. Tapi harus benar-benar terasa manfaatnya.
‘’Ketika usaha anggota berkembang dan taraf hidupnya menjadi lebih baik, di situlah nilai sejati koperasi,’’ imbuhnya.
Lebih lanjut, Hj Kustiah optimistis KSP Lohjinawe bisa tumbuh dan berkembang semakin baik. Menjadi kendaraan untuk maju bersama, hebat bersama.

Mewakili Kemenkop, Pejabat Fungsional Pengawasan Koperasi Ahli Muda Kemenkop Ibnu Suni mengapresiasi terselenggaranya RAT KSP Lohjinawe dimaksud.
Ibnu Suni menegaskan, RAT seperti dilaksanakan KSP Lohjinawe itu wajib. Harus dilakukan setiap koperasi. Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Koperasi.
‘’RAT seperti (RAT KSP Lohjinawe, red) ini sangat penting dalam perkoperasian,’’ tandasnya.
RAT, lanjut dia, merupakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi. Bahas kinerja dan pertanggungjawaban pengurus. Juga rumuskan strategi serta kebijakan setahun ke depan.
‘’RAT seperti ini wujud dari tiga pilar utama koperasi. Yaitu demokrasi, transparansi, dan akuntabilitas,’’ imbuhnya.

Pengawas Koperasi Ahli Muda DiskopUKM Jawa Timur Yogi Wasisno mengatakan hal senada. Dia juga mengapresiasi RAT yang diselenggarakan KSP Lohjinawe.
Yogi sapaannya mengungkapkan, ada ribuan koperasi di Jawa Timur. Skalanya nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Namun, belum semuanya patuh soal pelaksanaan RAT.
Padahal, RAT harus dilakukan setiap koperasi. Apapun kondisinya, koperasi wajib melaksanakan RAT. Bahas kinerja, pertanggungjawaban, evaluasi, hingga rumuskan kebijakan.
‘’RAT seperti ini merupakan implementasi dari asas kekeluargaan koperasi,’’ jelasnya.

Merefleksi itu, Yogi mengharap setiap anggota koperasi punya militansi atau rasa memiliki tinggi terhadap koperasinya. Tanpa militansi tersebut, koperasi tidak akan berkembang baik.
Yogi juga mengajak setiap koperasi—termasuk KSP Lohjinawe—terus visioner menyesuaikan perkembangan zaman. Manfaatkan digitalisasi dan kecanggihan konektivitas terkini.
‘’Itu akan mempermudah operasional koperasi dan mempermudah pelayanan terhadap anggota,’’ jelasnya.
Lebih lanjut, dia berpesan agar pengurus dan anggota KSP Lohjinawe terus kompak. Patuhi aturan eksternal dan internal. Selalu amankan rasio keuangan, pantau setiap bulan.
Untuk diketahui, selain menggulirkan agenda-agenda inti RAT, KSP Lohjinawe juga berbagi aneka hadiah untuk para hadirin RAT. Hadiah utamanya satu unit motor Honda Beat. (*)


