Layanan Transportasi Gratis Pemkab Tuban Menembus Bojonegoro

ELEGAN: Bus Si Mas Ganteng, armada layanan transportasi Pemkab Tuban yang diluncurkan awal 2024 lalu. (Foto: Istimewa)

BOJONEGORORAYA – Baru-baru ini, Pemkab Tuban membuat gebrakan di bidang layanan transportasi. Sekupnya tidak lagi di Tuban saja. Sudah menembus kabupaten tetangga. Yakni, Bojonegoro.

Pemkab dipimpin Bupati Aditya Halindra Faridzky itu menyediakan layanan transportasi dengan rute perkotaan Tuban–Stasiun Bojonegoro. Panjang rute tidak kurang dari 43 kilometer.

Warga Tuban yang perlu menjangkau Stasiun Bojonegoro untuk bepergian dengan kereta api, kini tidak perlu bingung lagi. Mereka bisa mengakses layanan ini. Sonder biaya. Gratis.

Armada dioperasikan dalam layanan ini pun tidak ala kadarnya. Betul-betul nyaman. Sebuah bus baru berkapasitas 30 penumpang. Desainnya inklusif, elegan, dan kekinian. Ber-AC. Sejuk.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Pemkab Tuban (@kabupatentuban)


Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban Imam Isdarmawan mengemukakan, layanan ini sudah berlangsung empat hari.

“Dimulai sejak Rabu (9/4/2025) kemarin. Akan berlangsung terus sampai akhir tahun ini. Lalu, lanjut lagi setiap tahun,” ujarnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Sabtu (12/4/2025) malam.

Sementara, kata Imam, armada bus dioperasikan Pemkab Tuban dalam layanan ini jumlahnya satu unit. Dalam sehari, dua kali bolak-balik dari perkotaan Tuban ke Stasiun Bojonegoro.

Jadwal keberangkatannya pagi dan sore. Jadwal pagi, berangkat dari perkotaan Tuban ke Stasiun Bojonegoro mulai pukul 05.00 WIB. Dari Stasiun Bojonegoro ke perkotaan Tuban pukul 07.30 WIB.

Sementara jadwal sore, berangkat dari perkotaan Tuban ke Stasiun Bojonegoro mulai pukul 16.15 WIB. Dari Stasiun Bojonegoro kembali ke perkotaan Tuban pukul 18.30 WIB.

“Titik awal keberangkatan bus ini di Terminal Wisata Kebonsari, perkotaan Tuban. Titik lainnya di halte-halte sepanjang jalan raya Tuban-Bojonegoro,” terang Imam.

Baca Juga :  Bojonegoro Offroad Adventure 2025: Temu Saudara, Jelajah Potensi Wisata

Pejabat Pemkab Tuban yang berdomisili di Kelurahan Banjarejo, perkotaan Bojonegoro ini memastikan, setiap warga Tuban bisa mengakses layanan transportasi ini secara gratis.

“Warga Tuban yang hendak mengakses, hanya perlu mendaftar dan menggunakan aplikasi Si Mas Ganteng. Bisa mengunduh di Google Playstore secara gratis,” imbuhnya.

Selama empat hari beroperasi, Alumni Sekolah Tinggi Transportasi Darat ini meneruskan, layanan antar-jemput gratis dengan rute perkotaan Tuban-Stasiun Bojonegoro ini belum ramai diakses.

“Sementara ini, per keberangkatan membawa 8–10 penumpang. Sebuah kemakluman. Layanan baru. Tahap awal. Masih sosialisasi,” tutur pejabat kelahiran Semarang tersebut.

Lebih lanjut, Imam mengatakan, Pemkab Tuban akan memastikan layanan ini senantiasa berjalan dengan baik. Tentu, akan ada evaluasi berkala. Juga mempertimbangkan setiap aspirasi publik.

“Ini merupakan program transportasi publik. Jadi, patut memperhatikan tanggapan dan masukan dari publik,” pungkas ayah dua anak ini.

Untuk diketahui, layanan transportasi gratis dengan rute perkotaan Tuban–Stasiun Bojonegoro ini merupakan bagian kecil dari program Pemkab Tuban bertajuk Si Mas Ganteng.

Si Mas Ganteng akronim Transportasi Masyarakat Tuban yang Elegan, Aman, Nyaman, dan Terintegrasi. Program ini meluncur perdana pada awal 2024. Terus berkembang hingga hari ini. (sab/kza)

error: Content is protected !!