Okta Ayu, Atlet Taekwondo Raih Medali Pertama Bojonegoro di Porprov 2025

MEDALI PERTAMA: Okta Ayu Primidya membentangkan bendera Pemkab Bojonegoro usai meraih perunggu dalam kategori kyorugi -57 kilogram dalam Porprov 2025 di Malang Raya. Foto: Pengcab Taekwondo untuk Bojonegoro Raya.

BOJONEGORORAYA – Okta Ayu Primidya menjadi atlet pertama kontingen Bojonegoro yang meraih medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025. Okta meraih perunggu di kategori kyorugi under 57 kilogram (kg) putri.

Okta mencatatkan torehan bagus. Medali pertama bagi Bojonegoro. Sekaligus medali pertamanya di pentas porprov. Medali perunggu ini setelah menjalani pertandingan di Gor Kanjuruhan Kabupaten Malang.

Medali perunggu ini menjadi penyemangat bagi kontingen Bojonegoro untuk membuka keran medali. Cabor taekwondo lebih dulu menjalani laga meskipun pembukaan Porprov 2025 di Malang Raya ini mulai 28 Juni hingga 5 Juli 2025.

‘’Okta Ayu meraih perunggu. Dan cabor (cabang olahraga) taekwondo di Porprov 2025 ini sudah rampung. Sudah semua laga berlangsung,’’ kata Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Bojonegoro Setyawan Mubayyinan, Minggu (22/6/2025).

Pengcab Taekwondo Bojonegoro ini mengirim empat atlet dalam Porprov 2025 di Malang Raya ini. Dengan empat atlet dan membawa medali perunggu, tentu membanggakan.

Torehan perunggu Okta Ayu ini memperbaiki capaian cabor taekwondo. Pada Porprov 2023, cabor taekwondo Bojonegoro nihil mendapat medali. Namun, Porprov 2022, cabor taekwondo mendapat satu medali, perak.

JAWARA: Okta Ayu (dua dari kanan) berdiri di podium bersama para juara kategori kyorugi U-57 kilogram putri Porprov 2025 di Malang.

Cabor Taekwondo Sudah Rampung, Surabaya Juara Umum

Menurut Ayik sapaannya, Okta Ayu merupakan atlet taekwondo Bojonegoro yang intensif berlatih. Tetap serius berlatih meski menjalani kesibukan sebagai mahasiswa.

Okta Ayu menjalani kategori kyorugi. Yakni kategori taekwondo aspek pertarungan bebas atau sparring. Dalam kyorugi, dua atlet taekwondo bertarung secara terkendali untuk mencetak poin dengan menggunakan tendangan dan pukulan tepat area target lawan.

Kyorugi menekankan pada strategi, waktu, dan penerapan teknik yang presisi, bukan hanya kontak fisik semat

Adapun cabor taekwondo sudah tuntas dalam Porprov 2025 di Malang Raya. Surabaya menjadi juara umum cabor taekwondo dengan meraih 6 emas, 4 perak, 5 perunggu.

Baca Juga :  Koneksi Bojonegoro dan Solo, Cantika Wahono Jajaki Kerja Sama Pengembangan Batik

Kota Kediri menduduki peringkat dua. Meraih 4 emas, 1 perak, 2 perunggu. Kabupaten Pamekasan meraih 4 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

Sementara itu, Porprov 2025 ini kontingen Bojonegoro mengirim 417 atlet, ofisial, dan pelatih. Kontingen Bojonegoro mengikuti 43 cabor dari total 85 cabor di Porprov Malang Raya ini. (sab/kza)

error: Content is protected !!