BOJONEGORORAYA – Zainuddin seorang warga Kabupaten Kediri, begitu terperana saat melintas di Kecamatan Temayang, Bojonegoro. Memandang bangunan besar bertuliskan RSUD Temayang.
Zainuddin heran di kawasan selatan Bojonegoro, terdapat rumah sakit umum daerah (RSUD). Zainuddin kerap kali melintas di Temayang. Sering melintas Bojonegoro-Kediri. Kebetulan, bekerja di Kabupaten Bojonegoro.
Ia kagum dengan pengembangan kesehatan di Bojonegoro. Kawasan selatan, jauh dari perkotaan dan berhimput perbukitan dengan pohon-pohon jati, ternyata ada RSUD.
Bangunannya mentereng. Mencolok dari jalan raya. Tampak megah di antara bangunan di sekitar Kecamatan Temayang. Lokasinya tak jauh dari kantor Kecamatan Temayang, Bojonegoro.
Berada di tengah jantung aktivitas Kecamatan Temayang. Siapa pun melintas di sekitar lokasi, memandang bangunan dulunya areal ladang tersebut.
Kawasan selatan Bojonegoro meliputi Kecamatan Temayang, Bubulan, Gondang, dan Sekar. Empat kawasan selatan ini cukup berjarak dengan layanan kesehatan di pusat perkotaan Bojonegoro. RSUD Temayang juga memudahkan warga Kecamatan Sugihwaras hingga Ngambon, untuk berobat.
Cukup berjarak. Hadirnya RSUD Temayang, bisa jadi simpul layanan kesehatan di kawasan selatan Bojonegoro itu. Secara geografis, jarak Kecamatan Temayang menuju RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro sekitar 25 kilometer (km) hingga 30 km.
Kecamatan Gondang menuju RSUD Bojonegoro sekitar 40–45 km. Sedangkan, Kecamatan Sekar menuju RSUD Bojonegoro sekitar 55–60 km. Tentu berdampak pada sulitnya akses layanan kesehatan. Terutama layanan kedaruratan.
RSUD Temayang dibangun dalam rangka memotong jarak layanan kesehatan. Digadang memudahkan warga di kawasan selatan. Dari yang seharusnya berobat di RSUD pusat kota, cukup di Temayang saja.

Warga Gondang Tidak Lagi Cemas Berobat
Camat Gondang Rachmad Sholeh Farokhi mengatakan, kehadiran RSUD Temayang merupakan terobosan Pemkab Bojonegoro dalam mempermudah masyarakat mendapat akses kesehatan.
Menurut Farokhi, ini menjawab problematika selama ini terjadi. Sebab, masyakarat Gondang tak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapat pelayanan kesehatan optimal.
Selain itu, fasilitas RSUD yang lengkap juga menjadi nilai tambah tersendiri. Memudahkan masyarakat.
‘’Poin pentingnya adalah masyarakat tak perlu jauh-jauh lagi untuk bisa berobat ke RSUD,” tutur Farokhi kepada Bojonegoro Raya, Kamis (23/7/2026).
RSUD Temayang berdiri di atas lahan 23.500 meter persegi. Luas bangunan 10.078 meter persegi. RSUD tipe D ini dibangun bergulir tiga tahun.
Penganggaran tahun jamak. Pada 2023 anggaran Rp 20,5 miliar. Berlanjut 2024 sekitar Rp 50,9 miliar. Dan, estafet pada 2025 anggarannya Rp 2,9 miliar. Puncaknya Desember 2025, Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati (Wabup) Nurul Azizah mendatangi soft launching RSUD anyar tersebut.
Sebagai simpul kesehatan, keberadaan RSUD Temayang memantik berbagai pengharapan berbagai tokoh masyarakat. Tak hanya warga Temayang, namun juga Gondang dan Sekar.
Farokhi berharap, kehadiran RSUD ini bisa menekan biaya berobat. Terutama mengurangi angka kematian darurat yang mungkin akibat kecelakaan, ibu melahirkan maupun masyarakat sakit kronis.
Puskesmas Sekar: RSUD Temayang Percepat Akses Kesehatan
Hal senada diucapkan Sukir. Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Sekar menyambut positif kehadiran RSUD Temayang. Menurut dia, RSUD Temayang memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di kawasan selatan.
‘’Ini akan meningkatkan layanan kesehatan masyarakat di kawasan selatan,” ucapnya.
Sukir menyatakan, keberadaan RSUD Temayang akan memudahkan warga memperoleh pelayanan kesehatan. Lokasinya dekat. Sehingga masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapat layanan penanganan medis.
Sukir menilai, hadirnya RSUD Temayang akan berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat. Akses layanan semakin mudah dan cepat. Masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan, pengobatan, maupun tindakan medis lebih optimal.
‘’Dengan begitu, harapannya kualitas kesehatan warga di wilayah selatan Bojonegoro dapat terus meningkat” tutur dia.
Sementara itu, Direktur RSUD Temayang dr.Lutfi Kurniawan enggan berkomentar mengenai persiapan dalam pengembangan layanan kesehatan di kawasan selatan Bojonegoro. Pihaknya kini masih sibuk mempersiapkan pengembangan tersebut.
‘’Sementara kami belum bisa memberi info, karena masih persiapan. Ngapunten nggih,” tuturnya.
Di Bojonegoro, kini memiliki 5 RSUD. Meliputi RSUD dr Sosodoro Djatikoesomoe (perkotaan), RSUD Sumberrejo, RSUD Padangan, RSUD Kepohbaru, dan RSUD Temayang. Kepolisian juga memiliki rumah sakit di Bojonegoro, yakni RS Bhayangkara Wahyu Tutuko. (wr/kza)

