BOJONEGORORAYA — Rencana membuka Sekolah Rakyat (SR) Bojonegoro pada akhir Juli–awal Agustus 2025 ini, meleset. Tidak sesuai rencana.
Pembukaan sekolah khusus anak keluarga kurang mampu itu direncanakan ulang. Mulai medio Agustus 2025 mendatang. Dua pekan dari sekarang.
Hal itu diutarakan Plt. Kepala Dinsos Bojonegoro Agus Susetyo Herdiyanto. Hingga awal Agustus 2025 ini, Gedung SR Bojonegoro belum 100 persen siap.
“(Gedung SR Bojonegoro, red) masih proses renovasi,” ujarnya, Jumat (1/8/2025).
Kendati demikian, pria karib disapa Antok tersebut mengatakan, proses renovasi Gedung SR Bojonegoro sudah hampir rampung. Tidak lama lagi.
“Targetnya, proses belajar mengajar sudah dimulai pada 15 Agustus 2025,” ungkapnya.
Kepala SR Bojonegoro Muhammar Shobirin mengemukakan hal serupa. Proses belajar mengajar di sekolahnya sempat dijadwalkan dimulai akhir Juli 2025.
“Namun, kondisi di lapangan berbeda. Renovasi gedung belum rampung,” ujarnya.
Pria asal Nganjuk itu menandaskan, SR Bojonegoro baru bisa beroperasi jika renovasi gedung sudah klir dan diserahterimakan ke Pemkab Bojonegoro.
Lebih lanjut, Shobirin mengutarakan, manajemen SR Bojonegoro saat ini sudah siap bilamana SR Bojonegoro dioperasikan dalam waktu dekat.
“Beberapa guru yang berasal dari luar Bojonegoro, juga sudah berdatangan ke sini,” imbuhnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, SR Bojonegoro berlokasi di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. Menempati Gedung Pusdiklat Bojonegoro.
Dalam realisasi tahap pertama 2025, SR Bojonegoro beroperasi untuk jenjang SMA saja. Siswanya 100 anak dari keluarga kurang mampu. Diasramakan.
Total, akan ada 17 guru di SR Bojonegoro. Dilengkapi satu bendahara, satu operator, satu pegawai TU, empat wali asrama, dan sepuluh wali asuh. (sab/kza)

