Pemkab Bojonegoro Gelar Parade Oklik dan Luncurkan Buku Saku Mudik Lebaran di Bojonegoro Membanggakan

30/03/2025
KREATIF: Tim oklik dari Kelurahan Ledok Kulon saat mengikuti Parade Oklik Ramadan dan Gema Takbir Idulfitri 1446 Hijriah, Minggu (30/3/2025) malam. Tampilkan ornamen kepala naga. (Foto: Yusab Alfa Ziqin/Bojonegoro Raya)

BOJONEGORORAYA – Alun-Alun Bojonegoro gegap gempita, Minggu (30/3/2025) malam. Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro menyelenggarakan event cukup akbar di jantung kota itu.

Event itu yakni Parade Oklik Ramadan dan Gema Takbir Idulfitri 1446 Hijriah. Diikuti 30 grup oklik. Dalam rangkaiannya, ada peluncuran Buku Saku Mudik Lebaran di Bojonegoro Membanggakan yang diinisiasi oleh Bappeda Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah, jajaran Forkopimda Bojonegoro, pejabat teras, para kepala OPD, direktur BUMD, dan para camat se-Bojonegoro hadir dalam event tersebut.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh @humaskabbojonegoro


Dalam sambutan, Setyo Wahono menyampaikan Parade Oklik Ramadan dan Gema Takbir Idulfitri 1446 Hijriah untuk mewadahi bakat seni oklik di Bojonegoro plus menyambut momentum Idulfitri di Bojonegoro dengan semarak.

“Saya juga berharap, event ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarseniman oklik Bojonegoro,” tuturnya, Minggu (30/3/2025) malam.

Lebih dari itu, Wahono berharap event ini menjadi bukti bahwa Pemkab Bojonegoro punya atensi terhadap eksistensi seni pertunjukan kebudayaan lokal. Sehingga, kebudayaan lokal tetap lestari dan terus dikenal masyarakat.

“Ke depan, event ini bisa menjadi kebanggaan Bojonegoro, nasional, dan dunia. Karena, tidak semua (daerah, red) punya oklik,” imbuhnya.

Dari sisi kesejarahan, lanjut Wahono, oklik punya nilai tertentu bagi Bojonegoro. Tidak sekadar seni pertunjukan. Sebab, di masa silam, oklik digunakan masyarakat Bojonegoro untuk mengusir pagebluk atau bencana di sektor pertanian.

Perihal Buku Saku Mudik Lebaran di Bojonegoro Membanggakan atau buku saku Mudik Medhayoh di Bojonegoro, Wahono menyebut, buku tersebut sangat bagus dan patut dibaca oleh para pemudik di Bojonegoro.

Baca Juga :  Ruwatan Murwakala di Kayangan Api, Ritus Suro Pendukung Geopark Bojonegoro

“Sebab, buku saku itu menyediakan berbagai informasi wisata dan kuliner di Bojonegoro. Memudahkan pemudik untuk mengenali Bojonegoro,” tuturnya.

Dalam kesempatan serupa, Kepala Disbudpar Bojonegoro Welly Fitrama menyampaikan event Parade Oklik Ramadan dan Gema Takbir Idulfitri 1446 Hijriah itu untuk menyemarakkan Ramadan plus Idulfitri 1446 Hijriah.

“Kami juga berharap ada peningkatkan perekonomian masyarakat. Sebab, kami juga gelar bazar untuk pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dalam event ini,” jelasnya. (sab/kza)

error: Content is protected !!