BOJONEGORORAYA – Sebanyak 107 jurusan yang tersebar di 19 sekolah menengah kejuruan (SMK) di Bojonegoro mulai terisi pada seleksi penerimaan siswa baru (SPMB) jalur domisili.
Jurusan teknik kendaraan ringan (TKR) masih jadi primadona pilihan siswa. Jurusan ini dulu biasa disebut otomotif. Sedangkan, pendaftar kategori siswi atau perempuan berebut jurusan akuntansi dan perkantoran.
Bayu salah satu pendaftar mengatakan telah mendaftar jalur domisili memilih jurusan TKR. Dia pun menyadari persaingan jurusan TKR di SMKN perkotaan.
‘’Awalnya memilih SMKN 2 Bojonegoro, namun karena persaingan, akhirnya diterima di SMKN 3 Bojonegoro. Sama, yakni jurusan TKR,’’ katanya kepada Bojonegoro Raya, Senin (15/6/2026).
Kepala SMKN 2 Bojonegoro Alim Suwartono mengungkapkan, jurusan TKR masih menjadi urutan pertama pilihan siswa pada SPMB jalur domisili.
Disusul jurusan teknik komputer jaringan (TKJ) juga menjadi incaran para calon siswa baru. Selanjutnya, jurusan desain permodelan dan infromasi bangunan (DPIP).
‘’Rerata siswa yang daftar di SMKN 2 Bojonegoro banyak yang mengambil tiga jurusan itu,” ujarnya.
Menurut Alim, terdapat 10 jurusan di SMKN 2 Bojonegoro. Terbanyak dari seluruh SMK di Bojonegoro. Setiap tahunnya, tiga jurusan tersebut masih jadi primadona. Bahkan, kuota siswa baru SPMB jalur domisili tahun ini terisi penuh.
‘’Alhamdulillah untuk pagu jalur domisili terisi penuh,” tutur mantan kepala SMKN Ngambon tersebut.

Tidak Semua SMKN Ada Jurusan Otomotif dan Akuntansi
Dihimpun dari laman spmbjatim.net, ada 19 SMKN di Bojonegoro, rerata jurusan TKR masih eksis di sejumlah sekolah. Pada jalur domisili, rerata jumlah pendaftar yang masuk sebanyak 11 hingga 12 siswa per SMKN.
Banyaknya siswa memilih TKR, menandakan bahwa dunia otomotif masih jadi dambaan pelajar SMK. Perkiraan lapangan pekerjaan sektor otomotif dan bengkel masih terbuka.
Namun, ada juga beberapa SMKN tidak ada jurusan tersebut. Seperti, SMKN 5 Bojonegoro dan SMKN 4 Bojonegoro. Dua sekolah tersebut lebih konsentrasi di jurusan migas dan pertambangan.
Juga SMKN 1 Bojonegoro juga tidak ada jurusan TKR. Sekolah di Jalan Panglima Polim tersebut lebih banyak peminat di jurusan akuntansi dan perkantoran. Mayoritas pelajarnya siswi.
Kepala SMKN 1 Bojonegoro Roedi Agus Setiyono membenarkan bahwa jurusan akuntansi dan manajemen perkantoran jadi favorit pilihan pendaftar. Rerata yang mendaftar siswi.
Cabdisdik: Setiap Sekolah Punya Konsentrasi Jurusan
Kepala Seksi (Kasi) SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Jatim di Bojonegoro-Tuban, Unsa Hudiana menjelaskan, setiap sekolah mempunyai konsentrasi jurusan masing-masing.
Menjadi ciri khas yang bisa menarik siswa untuk mendaftar sesuai minat dan bakat. Sehingga, pendaftar SMKN mudah memilih.
‘’Semua sesuai konsentrasi yang ada di masing-masing sekolah,” ujarnya.
Menurut Unsa Hudiana, pihaknya sudah bisa memantau jumlah jurusan yang paling banyak diminati calon siswa. Hanya, pihaknya harus melihat data terlebih dahulu untuk memastikan karena sesuai dengan konsentrasi jurusan.
Namun, data keseluruhan jumlah minat siswa memilih jurusan pada SPMB SMKN tahun ini masih dinamis. Sebab, masih ada tahap dua SPMB jalur afirmasi, mutasi dan prestasi siswa yang bakal mulai pendaftaran pada Rabu (17/6/2026) nanti. (man/kza)

