RSUD Sosodoro Buka Layanan Onkologi, Pasien Kanker Bisa Kemoterapi, Akses BPJS Tunggu Verifikasi

21/02/2026
Gerbang RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. RSUD di Jalan Veteran ini mulai ada layanan onkologi. Pasien kanker bisa layanan kemoterapi. (Foto: M. Lukman Hakim/ Bojonegoro Raya).

BOJONEGORORAYA – Batal memiliki rumah sakit (RS) onkologi, layanan kemoterapi untuk penyakit kanker mulai diupayakan di RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo, Bojonegoro.

Namun, untuk periode awal pelayanan masih terbatas. Tidak tiap hari. Belum bisa merawat pasien peserta dikaver BPJS Kesehatan. RSUD di Jalan Veteran itu masih menunggu verifikasi.

Direktur RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Ani Pujiningrum membenarkan, saat ini mengupayakan pelayanan kemoterapi untuk penyembuhan penyakit kanker. Peralatan medis dan dokter spesialis kanker sudah tersedia.

‘’Ada layanan onkologi untuk kemoterapi oleh dokter subspesialis bedah onkologi,” katanya kepada Bojonegoro Raya.

Menurut Ani, praktik pelayanan onkologi merupakan layanan baru di RSUD setempat. Sehingga belum bisa melayani pasien dengan kepesertaan BPJS Kesehatan.

Namun, manajemen RSUD, menurut Ani, masih mengupayakan agar layanan onkologi bisa mengakomodir peserta BPJS.

‘’Sementara masih melayani pasien umum (non-BPJS),” tutur mantan direktur RSUD Sumberrejo tersebut.

Bakal Tak Perlu Lagi Berobat di Gresik dan Surabaya

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Ninik Susmiati mengatakan, layanan onkologi sudah dikembangkan di RSUD dr. Sosodoro Djatikoesoemo pada Februari tahun ini.

Penderita kanker bisa mendapat perawatan kemoterapi. Hanya, pelayanan masih berbatas hari.

‘’Berjalan baru mulai Februari ini, meskipun (pelayanan) baru hari Sabtu,” tutur perempuan pernah menjabat asisten daerah (asda) tersebut.

Layanan kemoterapi ini langkah awal. Bakal terus dikembangkan. Mengingat kebutuhan masyarakat di daerah yang membutuhkan pengobatan kanker.

Adapun, sebelumnya bertahun-tahun masyarakat yang butuh kemoterapi harus berobat ke RS Gresik dan Surabaya. Bahkan, harus berangkat lebih awal dan menginap karena antrean.

Kini, adanya layanan kemoterapi RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo, masyarakat tidak perlu jauh berobat ke Gresik ataupun Surabaya.

Baca Juga :  Bakteri E. Coli pada Menu MBG Jadi Penyebab Keracunan Para Siswa Kedungadem

Ninik mengatakan, RSUD yang setara kelas A perlu mempunyai produk layanan unggulan. Salah satunya onkologi. Untuk RSUD setara kelas D, seperti rencana di Kalitidu belum representatif untuk pelayanan onkologi.

“Kalau (rencana RSUD) Kalitidu setara kelas D, mau layanan onkologi siapa yang mau ke sana? Sangat tidak menarik, karena tarif biaya jauh dengan kelas B dan A,” tuturnya.

Ninik mengatakan, onkologi merupakan subspesialis. Dokternya terbatas. Tentu, sulit mencari. “Langkanya tenaga subspesialis onkologi, orangnya terbatas,” tutupnya. (man/kza)

error: Content is protected !!