Hadir di Bukber Tiga BUMD bersama Media, Setyo Wahono Tegaskan Tidak Anti Kritik

RAMAH MEDIA: Setyo Wahono saat sambutan di acara bukber ADS, BPR Bojonegoro, Perumdam Tirta Buana dan para awak media, Selasa (25/3/2025). Tegaskan tidak anti kritik dari media. (Foto: Pemkab Bojonegoro)

BOJONEGORORAYA – Tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro menggelar buka bersama (bukber) dengan para awak media di Pendapa Malawapati, Selasa (25/3/2025) sore.

Tiga BUMD Bojonegoro tersebut yakni PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bojonegoro, dan Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Buana.

Puluhan awak media hadir dalam bukber bertajuk “Kolaborasi dan Sinergi bersama Media Bojonegoro” itu. Mereka dari empat organisasi wartawan dan media. Meliputi PWI, AJI, SMSI, serta JMSI.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono hadir dalam bukber dimaksud. Dia beramahtamah dengan para awak media yang ada. Juga menyampaikan sambutan selama sekian menit.

Dalam sambutan, Setyo Wahono mengemukakan bahwa pihaknya sangat menghargai keberadaan awak media berikut kerja-kerja jurnalistik yang dilakukan.

“Kami berharap media memberikan kontribusi yang baik untuk Bojonegoro,” imbuhnya, Selasa (25/3/2025) sore.

Setyo Wahono juga menegaskan, pihaknya tidak akan anti kritik. Media bebas mengkritik kebijakan atau program Pemkab Bojonegoro melalui kerja-kerja jurnalistiknya.

“Yang penting, jangan sampai mengkritik dengan menyinggung hal personal atau pribadi,” tegasnya.

Prinsipnya, lanjut Setyo Wahono, media tidak perlu ragu dalam memberikan kritik melalui produk jurnalistiknya. Sepanjang, itu berurusan dengan kebaikan atau kemaslahatan publik.

Sementara itu, Direktur ADS Mohammad Kundori dalam sambutan mengatakan, bukber digelar untuk memperat silaturahmi ADS, BPR Bojonegoro, dan Perumdam Tirta Buana dengan para awak media.

Pria memberi sambutan untuk mewakili ADS, BPR Bojonegoro, dan Perumdam Tirta Buana itu menilai, silaturahmi ini penting. Agar, sinergi dan kolaborasi BUMD dengan media tetap terjalin baik.

“Kami meyakini, media adalah partner terbaik untuk meningkatkan kinerja kami,” ungkapnya.

Kundori juga menyatakan, awak media bebas mengkritik ADS, BPR Bojonegoro, maupun Perumda Tirta Buana. Asal, tidak menyinggung hal pribadi. Lebih bagus lagi, jika kritik itu membangun.

Baca Juga :  Geosite Geopark Bojonegoro menjadi 21 Titik, Ditinjau UNESCO Tahun ini

“Tentu, kritik membangun tersebut bisa menjadi evaluasi bagi kinerja kami,” imbuh pria yang juga bagian dari Ademos itu. (sab/kza)

error: Content is protected !!