Sejarah Baru, Produksi Padi Bojonegoro Tertinggi se-Jatim

MENGHIJAU: Hamparan sawah di kaki Gunung Pandan turut Desa Krondonan, Kecamatan Gondang, beberapa waktu lalu. (Foto: Yusab Alfa Ziqin/Bojonegoro Raya)
MENGHIJAU: Hamparan sawah di kaki Gunung Pandan turut Desa Krondonan, Kecamatan Gondang, beberapa waktu lalu. (Foto: Yusab Alfa Ziqin/Bojonegoro Raya)

BOJONEGORORAYA – Pertanian Bojonegoro mencatatkan capaian membanggakan. Berdasarkan data sementara yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (2/11/2026), produksi padi Bojonegoro menempati urutan pertama di Jawa Timur (Jatim). Tertinggi se-Jatim.

Mengacu data tersebut, diketahui luas panen padi di Bojonegoro sepanjang 2026 berjalan ini tercatat 159,19 ribu hektare. Total produksinya mencapai 868,81 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG). Sementara, estimasi produksi beras dari 868, 81 ribu ton GKG itu diperkirakan sebanyak 501,67 ribu ton.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro Zaenal Fanani menyampaikan, capaian produksi padi Bojonegoro pada 2026 ini sejarah baru. Selama ini, produksi padi Bojonegoro berkutat pada posisi dua, tiga, atau empat se-Jatim. Baru 2026 ini menggapai posisi pertama. Nomor wahid.

Zaenal sapaannya meneruskan, capaian tersebut hasil arahan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah. Selain itu, tentu juga hasil kerja keras seluruh petani dan petugas pertanian, serta kolaborasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Bojonegoro.

Pejabat berdomisili Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander ini berharap, capaian positif sektor pertanian ini dapat terus dipertahankan hingga penetapan data final pada Februari 2027 mendatang. Mengingat, data yang dirilis BPS berkenaan dengan capaian ini, bersifat sementara.

‘’Dukungan dan sinergi seluruh pihak diharapkan terus terjaga agar Bojonegoro dapat mempertahankan posisinya sebagai daerah dengan produksi padi terbesar di Jatim.’’ pungkasnya. (sab/kza)

Baca Juga :  BLT DBHCHT Bojonegoro Cair, Buruh Rokok dan Buruh Tani Tembakau Terima Rp 1,8 Juta