Sumur Bor di Sukosewu Keluarkan Gas Lalu Berkobar, Satu Orang Terbakar

BERJIBAKU: Petugas damkar saat memadamkan kobaran api yang keluar dari sumur bor, Rabu (19/3/2025) malam. (Foto: Dindamkarmat Bojonegoro)

BOJONEGORORAYA – Sebuah sumur bor berkedalaman 60 meter di Dusun Sidomulyo, Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro mengeluarkan gas lalu terbakar, Rabu (19/3/2025) malam.

Nahas, api dari sumur bor tersebut menyambar seorang berada di dekatnya. Seorang diketahui merupakan Kepala Dusun Sidomulyo Dwi Puryanto itu terbakar. Alami luka bakar.

Luka bakar pada tubuh Dwi Puryanto berada di tangan dan wajah. Mulanya, dia dibawa ke Puskesmas Sukosewu. Lalu, dirujuk ke RSUD dr. R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.

Oleh tim medis RSUD di Jalan Vereran, perkotaan Bojonegoro itu, Dwi Puryanto dirawat cukup intensif. Divonis alami luka bakar 13,5 persen–kategori Grade I, tidak terlalu berat.

Kabid Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Dindamkarmat) Bojonegoro, Ahmad Agus membenarkan peristiwa berkobarnya api akibat gas dari sumur bor di Dusun Siodmulyo tersebut.

Dia mengemukakan, api berkobar dari sumur bor itu terjadi sekitar pukul 20.40 WIB, usai salat tarawih. Waktu itu, sejumlah warga mengecek sumur bor yang baru jadi tersebut.

Tidak kasat mata, ada gas keluar dari sumur bor itu. Di waktu serupa, salah satu warga menyulut korek api di dekatnya. Gas keluar dari lubang sumur pun reaktif. Api berkobar. Terbakar. Menyambar.

“Kami terima laporan pukul 20.48 WIB. Pukul 21.00 WIB kami tiba di lokasi dengan satu truk pemadam plus empat personel. Pukul 21.50, pemadam berhasil,” ujarnya, Rabu (19/3/2025) tengah malam.

Agus meneruskan, tidak ada kerugian berarti akibat kobaran api dari sumur bor tersebut. Selain, tangan dan wajah Dwi Puryanto yang tersambar dan terbakar itu. (sab/kza)

Baca Juga :  Komisi A DPRD: Jangan Ada Lobi-Lobi Lelang Jabatan Lima Kepala OPD
error: Content is protected !!