BOJONEGORORAYA — Industri rokok, petani tembakau, dan pengonsumsi rokok di Bojonegoro, punya peran tidak langsung bagi dunia kesehatan di Bojonegoro.
Dari mereka, sejumlah warga Bojonegoro pemilik asuransi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak perlu membayar premi atau iuran. Sudah gratis.
Asal pangkalnya, industri rokok, petani tembakau, dan perokok mendatangkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025 senilai Rp 119 miliar bagi Pemkab Bojonegoro.
Syahdan, Rp 58,9 miliar dari Rp 119 miliar, digelontorkan Pemkab Bojonegoro untuk sektor kesehatan. Salah satunya, guna membayar premi BPJS Kesehatan warga Bojonegoro.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Ninik Susmiati membenarkan hal tersebut. Sebagian DBHCHT 2025 memang digunakan untuk membayar premi BPJS Kesehatan warga Bojonegoro.
“Nilainya Rp 34,2 miliar,” ujarnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Rabu (24/9/2025) sore.
Premi BPJS Kesehatan dibayar Pemkab Bojonegoro dengan DBHCHT 2025 itu milik ratusan ribu warga Bojonegoro yang terdaftar program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
‘’Per bulan, kami bayar premi BPJS Kesehatan Rp 16—17 miliar. Jadi, kalau Rp 34,2 miliar, maka untuk dua bulan,’’ jelasnya.
Selain membayar premi BPJS Kesehatan, Rp 58,9 miliar dari DBHCHT 2025 di sektor kesehatan juga digunakan untuk melengkapi sarana kesehatan di rumah sakit (RS) dan puskesmas di Bojonegoro.
“Salah satunya, melengkapi sarana kesehatan di RSUD Temayang yang akan beroperasi akhir 2025 ini,” jelasnya.
Untuk diketahui, warga Bojonegoro memiliki asuransi BPJS Kesehatan jumlahnya 1.346.713 orang. Atau, 99,31 persen dari total penduduk Bojonegoro yang berjumlah 1.356.057 orang.
Dari 1.346.713 orang pemliik asuransi BPJS Kesehatan itu, 462.488 orang di antaranya tidak perlu membayar premi. Sudah dibayar Pemkab Bojonegoro via aneka sumber dana. Salah satunya, DBHCHT.
Informasi tersebut berdasarkan paparan Dinkes Bojonegoro ketika rapat besama Komisi C DPRD Bojonegoro, awal Juni 2025. Membahas capaian Universal Health Coverage (UHC) di Bojonegoro. (sab/kza)


