BOJONEGORORAYA — Seluruh jemaah haji asal Bojonegoro telah kembali. Para haji dan hajah itu sudah pulang ke rumah masing-masing.
Sebagian kecil dari mereka tiba di Bojonegoro pada Senin (8/6/2026). Sebagian besar pada Kamis (11/6/2027) dan Jumat (12/6/2026) ini.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bojonegoro Abdulloh Hafith bersyukur seluruh jemaah haji asal Bojonegoro telah kembali.
Menurut dia, pemulangan jamaah haji tersebut berjalan lancar dan sesuai jadwal. Kondisi para jemaah haji tampak sehat. Baik-baik.
Hafith sapaannya berharap, para jemaah haji itu menjadi haji mabrur. Membawa nilai-nilai kebaikan pada sesama. Terutama, di lingkungan sekitarnya.
Kembalinya jemaah haji, tentu disambut suka cita oleh keluarga masing-masing. Di titik penjemputan hingga di rumah. Dan, tidak saja keluarga.
Tonggo teparo, kerabat dekat dan jauh, juga teman, berbondong datang ke rumah para haji dan hajah. Tilik haji sudah menjadi tradisi.
Rizki salah satu warga perkotaan Bojonegoro yang mengikuti tradisi tilik haji tersebut. Sejak Selasa (9/6/2026), sudah dua kali tilik haji.
‘’Tilik haji sudah tradisi. Dan, tradisi yang baik,’’ tuturnya kepada Bojonegoro Raya, Jumat (12/6/2026) petang.
Tilik haji, kata warga Kelurahan Sumbang ini, merupakan bentuk syukur si tamu atas rampungnya ibadah haji si tuan rumah. Selain itu, tilik haji jadi ajang silaturahmi.
‘’Ada pula menilai, haji membawa berkah sepulang dari Tanah Suci. Patut didatangi,’’ imbuhnya. (sab/kza)

